30 Hektare Lahan Warga dan PT PIG di Matan Hilir Selatan Terbakar

Ketapang

Editor Indra W Dibaca : 2037

30 Hektare Lahan Warga dan PT PIG di Matan Hilir Selatan Terbakar
Petugas gabungan sedang berusaha memadamkan api di lahan yang terbakar. (Ist)
KETAPANG, SP - Sedikitnya 30 hektare lahan di Kecamatan Matan Hilir Selatan (MHS), Kabupaten Ketapang, terbakar. Tak hanya lahan milik warga, api juga membakar lahan milik perusahaan sawit  PT Prana Indah Gemilang (PIG).

Kepala Manggala Agni Daerah Operasi (Daops) Ketapang, Rudi Windra Darisman mengatakan, upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah tersebut saat ini masih terus dilakukan.

"Kebakaran diketahui awalnya dari hotspot tanggal 3 Agustus, yang mana setelah dilakukan grouncheck ke lapangan, tim menemukan adanya kejadian kebakaran di sekitar PT Prana Indah Gemilang, Desa Pesaguan Kanan, Matan Hilir Selatan," ungkapnya, Selasa (14/8).

Ia melanjutkan, mengetahui kejadian tersebut tim kemudian langsung melaporkan ke regu pemadaman untuk dilakukan pemadaman yang sampai hari ini terus dilakukan.

"Pemadaman sudah dilakukan selama 10 hari berturut-turut dan saat ini luar areal yang terbakar kurang lebih 30 hektare," terangnya.

Menurut Rudi, sampai saat ini titik api masih aktif atau belum terpadamkan semua, sehingga masih memungkinkan luas areal terbakar dapat bertambah. Namun pihaknya bersama dengan tim gabungan baik dari BPBD, Polres, Kodim 1203, Damkar Satpol PP, Satgas Karhutla Distanakbun masih terus berupaya melakukan pemadaman.

"Untuk korban jiwa Alhamdulillah tidak ada. Untuk lokasi lahan kebakaran tidak semua di PT Prana Indah Gemilang namun ada juga di lahan masyarakat yang berbatasan langsung dengan PT Prana Indah Gemilang," terangnya.

Kapolres Ketapang, AKBP Yuri Nurhidayat mengatakan, pihaknya telah berupaya semaksimal mungkin untuk turut serta melakukan pemadaman terhadap lahan yang terbakar di wilayah MHS.

"Kemarin tim di bawah pimpinan Wakapolres Ketapang bersama dengan tim gabungan lainnya seperti TNI, Manggala Agni menggunakan lima unit mesin pompa di wilayah hutan MHS sekitar dua hektare dapat dipadamkan," akunya. (teo)