Legislator Desak Polisi Usut Tuntas Kebakaran Lahan PT PIG

Ketapang

Editor Indra W Dibaca : 128

Legislator Desak Polisi Usut Tuntas Kebakaran Lahan PT PIG
Petugas gabungan sedang berusaha memadamkan api di lahan yang terbakar. (Ist)
KETAPANG, SP - Sedikitnya 30 hektare lahan di Kecamatan Matan Hilir Selatan (MHS), Kabupaten Ketapang, terbakar. Tak hanya milik warga, api juga membakar lahan milik perusahaan sawit  PT Prana Indah Gemilang (PIG).

Kebakaran lahan ini sudah terjadi sejak 10 hari lalu. Upaya pemadaman masih terus berlangsung. Titik api masih aktif dan belum terpadamkan semua. Luas lahan yang terbakar dimungkinkan dapat bertambah.

Menanggapi hal ini, anggota DPRD Ketapang, Abdul Sani meminta aparat kepolisian mengusut tuntas kebakaran lahan di area HGU perusahaan sawit itu. Terlebih seingatnya pada 2016 lalu di lahan perusahaan tersebut juga pernah terjadi Karhutla.

"Seingat saya Agustus tahun 2016 juga terjadi kebakaran lahan di wilayah PT PIG, bahkan saat itu luas lahan terbakar dari data Manggala Agni mencapai 20 hektar, dan kasus itu sudah sempat diproses di Polres Ketapang, namun sampai saat ini kita juga tidak mengetahui perkembangan dari kasus tersebut," ungkapnya.

Untuk itu, dengan adanya kembali kebakaran di lahan milik perusahaan yang sama, maka ia mendesak pihak kepolisian untuk mengusut dan memeriksanya serta menyampaikan secara transparan ke masyarakat.

"Masyarakat tentu perlu kepastian, kasus yang dulu kita tidak tahu sampai mana perkembangannya, apakah perusahaan terbukti bersalah atau tidak. Makanya dengan adanya kejadian serupa harus diusut tuntas dan kemudian disampaikan ke masyarakat agar tidak menjadi opini negatif di tengah masyarakat," tegasnya.

Apalagi, isu kebakaran hutan dan lahan merupakan isu nasional yang dapat berdampak negatif bagi banyak pihak, sehingga harus ada sanksi tegas yang diberikan kepada para pelaku pembakaran hutan dan lahan.

"Kita minta jika ada perusahaan yang terbukti membakar harus ada sanksi tegas, jangan hanya masyarakat kecil saja yang diadili," tukasnya. (teo)