Dapat Remisi Kemerdekaan, Tiga Napi Lapas Ketapang Langsung Bebas

Ketapang

Editor Indra W Dibaca : 161

Dapat Remisi Kemerdekaan, Tiga Napi Lapas Ketapang Langsung Bebas
Sebanyak 257 warga binaan Lapas Kelas II B Ketapang, mendapatkan remisi di HUT ke-73 Kemerdekaan RI. (SP/Teo)
KETAPANG, SP - Sebanyak 257 warga binaan yang menghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Ketapang, mendapatkan remisi di HUT ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia. Tiga orang di antaranya dinyatakan bebas dan bisa pulang di Hari Kemerdekaan ini, Jumat (17/8).

Ketiga warga binaan yang langsung bebas itu yakni Ibrahim, Herkulanus Maret serta Dedi Setiawan.

Kepala Lapas Kelas II B Ketapang, Subakdo mengatakan, dari total 548 warga binaan yang menghuni Lapas, pihaknya mengusulkan sebanyak 257 orang untuk mendapatkan remisi.

"257 warga binaan yang diusulkan itu, semuanya disetujui dengan pemberian remisi bervariasi, mulai dari 1 bulan hingga maksimal 5 bulan," katanya.

Karena remisi yang didapat beda-beda, maka dari 257 warga binaan tersebut yang dapat langsung bebas ada tujuh orang setelah masa tahanan dipotong remisi.

"Namun yang bisa langsung bebas pada hari ini tiga orang saja, sedangkan empat lainnya masih punya tanggungan kurungan atau subsider yang tak bisa dibayar, sehingga harus menjalani kurungan pengganti," terangnya.

Subakdo menambahkan, tak semua warga binaan diusulkan mendapatkan remisi lantaran belum memenuhi syarat pemberian remisi, misalkan masih berstatus tahanan, belum mendapatkan putusan hukum tetap, serta belum menjalani minimal 6 bulan masa pidana.

"Yang berhak diusulkan mereka yang sudah mendapatkan putusan hukum tetap dari pengadilan, sudah menjalani minimal 6 bulan pidana serta syarat lain misalkan penilaian perilaku dan lainnya," terangnya.

Sementara, Wakil Ketua DPRD Ketapang, Jamhuri Amir mengucapkan selamat kepada warga binaan yang mendapatkan remisi, khususnya yang langsung bebas. 

Menurut Jamhuri, pemberian remisi itu sebagai bentuk penghargaan bagi warga binaan yang memenuhi syarat dan telah berprilaku baik selama di dalam Lapas.

"Tentunya remisi ini harus menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus berprilaku baik," katanya.

Untuk itu, ia berharap ke depan akan lebih banyak warga binaan yang mendapatkan remisi, namun tentunya bagi narapidana yang layak mendapatkannya. (teo)