PT SRM Protes Emas Dicegah Keluar Ketapang

Ketapang

Editor Angga Haksoro Dibaca : 741

PT SRM Protes Emas Dicegah Keluar Ketapang
Ketapang, SP – PT Sultan Rafli Mandiri menyesalkan sikap aparat keamanan yang mencegah pegawainya membawa emas batangan keluar Ketapang. Perusahaan memiliki izin penambangan emas di Dusun Muatan Batu.

Menurut Direkrut PT Sultan Rafli Mandiri, Lubis, emas batangan tersebut akan diuji kadarnya ke Aneka Tambang. “Sebetulnya tidak ada masalah. Mungkin aparat hanya mau klarifikasi saja, tapi seharusnya itu tidak boleh dilakukan,” kata Lubis, Kamis (11/10).  

Menurut Lubis, perusahaannya memiliki izin menambang emas. “Kalau masalahnya soal pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak, itukan seharusnya dicek kadar dulu baru dibayarkan. Makanya emas dibawa untuk dicek kadar dulu, tapi sekarang sudah proses pembayaran,” ujar Lubis.  

Lubis mengatakan, setelah 7 tahun mendapat izin menambang di Dusun Muatan Batu, baru kali ini PT Sultan Rafli Mandiri berhasil menemukan emas. “Selama 7 tahun masuk lokasi, 6 tahun kita melakukan eksplorasi. Baru setahun terakhir mulainya,” akunya.  

Selama mulai menambang, ini kali pertama perusahaan menemukan emas batangan. “Emas itu bukan mau dijual. Tapi mau dibawa ke Antam (Aneka Tambang) untuk dilakukan pengecekan,” tukasnya. (Teo).