TKA Pembawa Emas Batangan Dilarang Keluar Ketapang

Ketapang

Editor Angga Haksoro Dibaca : 1438

TKA Pembawa Emas Batangan Dilarang Keluar Ketapang
Ketapang, SP – Polres Ketapang melepas tenaga kerja asing yang kedapatan membawa emas batangan 3,3 kilogram di Bandara Rahadi Oesman, 6 Oktober lalu.  

Menurut Polres Ketapang AKBP Yuri Nurhidayat, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap tenaga kerja asing berkebangsaan Tiongkok itu dan akhirnya dibebaskan.  

“Kami bebaskan dan tidak ditahan karena statunya sebagai saksi saja,” kata Yuri Nurhidayat, Kamis (11/10).  

Polisi menahan pasport atas nama Chen Xilong (60 tahun). Warga negara Tiongkok yang bekerja sebagai manager operasional PT Sultan Rafli Mandiri itu dilarang keluar Ketapang.  

“Sambil menunggu hasil dari Dinas Pertambangan Provinsi Kalbar. Kalau memang melanggar tentu ada sanksinya. Perusahaan memiliki izin,” kata AKBP Yuri Nurhidayat.  

Sebelumnya, warga Kabupaten Ketapang dihebohkan beredarnya informasi penangkapan tenaga kerja asing asal Tiongkok  yang kedapatan membawa emas batangan seberat 3,3kg (sebelumnya ditulis 3,300 kg) di Bandara Rahadi Oesman Ketapang.

TKA tersebut hendak membawa emas batangan menggunakan pesawat Nam Air tujuan penerbangan Ketapang-Semarang, 6 Oktober 2018 sekitar pukul 13.40 WIB. (Teo)