Bupati Tekankan Kerukunan Beragama, Etnis, dan Usaha

Ketapang

Editor Angga Haksoro Dibaca : 144

Bupati Tekankan Kerukunan Beragama, Etnis, dan Usaha
Ketapang, SP - Bupati Ketapang, Martin Rantan mengajak seluruh elemen masyarakat melaksanakan Tri Kerukunan Umat Beragama.

Tri Kerukunan Umat Beragama yang dimaksudkan Bupati adalah: Kerukunan internal antar pemeluk agama yang sama. Kerukunan antar umat beragama. Dan kerukunan umat beragama dengan pemerintah.  

Selain itu, Bupati Ketapang, Martin Rantan juga mengingatkan akan“Tri Kerukunan Antar Etnis. Pertama, kerukunan internal etnis yang sama. Kerukunan antar suku atau etnis. Kerukunan etnis dengan pemerintah.

“Kita beri tepuk tangan terhadap kerukunan etnis di Ketapang sudah terjalin dengan baik selama ini,” kata Bupati Ketapang, Martin Rantan saat pembukaan Ketapang Expo.

Bupati juga menegaskan pentingnya Tri Kerukunan Dalam Berusaha. Prinsip ini dikonsepnya sendiri, maksudnya agar dalam menjalankan usaha terjadi keharmonisan dalam bidang berusaha.


Tri Kerukunan Dalam Berusaha yang dimaksud Bupati Ketapang diantaranya, sebagai pengusaha apakah pengusaha perorangan, kelompok, atau persekutuan harus rukun dalam internalnya.

Kedua, pelaku investasi yang ada di Ketapang harus rukun dengan pelaku investasi lainnya. Bupati Ketapang mencontohkan, misalnya Bupati Ketapang mengundang perusahaan dalam hal urusan CSR. Sebagian perusahaan ambil bagian, tetapi sebagian lagi tidak terlibat. Ketiga, kerukunan antar pengusaha dengan pemerintah.

Menurut Bupati, pemerintah memiliki peran besar dalam menjaga stabilitas iklim usaha. Misalnya mengurus izin dan lain sebagainya, sehingga usaha yang ada dapat memberikan kontribusi pembangunan.

“Dalam kesempatan Expo ini Marilah kita menjalin kerukunan, yang pertama Tri Kerukunan Umat Beragama, Tri Kerukunan Antar Suku, Tri Kerukunan Dalam Berusaha, maupun Tri Kerukunan Dalam menjalankan Pemerintahan, baik di tingkat pusat maupun daerah.” (PK/Teo)