Ketapang Expo Buka Potensi Bisnis dan Budaya

Ketapang

Editor Angga Haksoro Dibaca : 134

Ketapang Expo Buka Potensi Bisnis dan Budaya
Ketapang, SP - Bupati Ketapang, Martin Rantan, secara resmi menutup Ketapang Expo 2018.  Perputaran uang selama sepekan pameran mencapai Rp 2 miliar.

Pameran yang dimulai 2 November tersebut dimeriahkan pameran OPD, kecamatan dan swasta. Lebih dari 52  stand pameran dan 146 pedagang kaki lima berpartisipasi dalam kegiatan di Taman Seni dan Budaya Kompleks Rumah Jabatan Bupati Ketapang.  

“Selama Ketapang Expo berlangsung, diisi berbagai kegiatan seperti hiburan band music, kesenian budaya Melayu, Dayak, Jawa, Madura, Sunda, Batak, Padang, dan Tionghoa,” kata ketua pelaksana Ketapang Expo 2018, Enny A, Kamis (8/11).

Selain itu dilaksanakan juga kegiatan diantaranya lomba tari jepin tradisonal dan kreasi yang dilaksanakan oleh Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Ketapang. Kemudian lomba senam syantik yang dikoordinir oleh Gabungan Organisasi Wanita. Lomba masak khas daerah yang dikoordinir tim penggerak PKK  yang diikuti 97 peserta.

Enny juga menyampaikan berdasarkan hasil quisioner diperoleh informasi bahwa masyarakat sangat antusias dan mendukung pelaksanaan kegiatan Ketapang Expo 2018. Mereka berharap Ketapang Expo dilaksanakan setiap tahun.

Bupati Ketapang, Martin Rantan mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh masyarakat yang dengan tertib menyaksikan dan memeriahkan acara. 
  “Setiap stand peserta pameran saya kunjungi dan saya mengisi buku tamu ada tanda tangan saya,” kata Bupati di hadapan ribuan pengunjung yang menghadiri penutupan Ketapang Expo.  

Bupati mengatakan Pemerintah Kabupaten Ketapang akan terus menyelenggarakan  kegiatan Ketapang Expo secara berkelanjutan.

Selain menampilkan kegiatan yang meriah, Ketapang Expo juga menggali  jiwa kewirausahaan dan kreatifitas masyarakat dalam memanfaatkan potensi sumber daya alam dan budaya.

Selain itu kegiatan pameran Ketapang Expo juga dapat mensinergiskan investor dan pemerintah daerah dalam menggali dan mempromosikan keunggulan daerah.

“Kita terus berusaha agar output dari Ketapang Expo 2018, dan seterusnya dapat memunculkan produk unggulan daerah yang membuat kabupaten Ketapang menjadi terkenal,” tukasnya. (Teo/PK).