Kamis, 19 September 2019


45 Dewan Ketapang Dilantik

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 94
45 Dewan Ketapang Dilantik

Pelantikan – Sebanyak 45 anggota DPRD Ketapang periode 2019-2024 dilantik di gedung DPRD Ketapang, Senin (9/9). Sebanyak 20 anggota dewan yang dilantik merupakan pendatang baru yang berasal dari berbagai kalangan.

KETAPANG, SP - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ketapang menggelar Rapat Paripurna Pengucapan Sumpah dan Janji Jabatan Anggota DPRD Masa Jabatan 2019-2024 Hasil Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019, Senin (9/9).

Pengambilan sumpah janji/jabatan dipimpin Ketua Pengadilan (PN) Ketapang, Iwan Wardana. Paripurna juga menetapkan M Febriadi dari Partai Golkar sebagai Ketua DPRD sementara dan Kasdi dari Partai Demokrasi Indonesia (PDIP) sebagai Wakil Ketua.

Kedua unsur pimpinan ini akan melaksanakan tugas sebagaimana mestinya sampai ditetapkannya Ketua dan Wakil Ketua defenitif.

Wakil Ketua DPRD Ketapang, Junaidi dalam Paripurna mengatakan, atas nama pimpinan beserta anggota DPRD periode 2014-2019 menyampaikan permohonan maaf bila dalam pelaksanaan tugas terdapat tindakan yang tidak berkenan.

“Kami juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan ke bupati, forkopimda dan masyarakat atas kerja sama, partisipasi dan komunikasi selama ini,” kata Junaidi.

Sejak awal masa jabatan pada 9 September 2014 anggota DPRD Ketapang telah telah menghasilkan beberapa produk peraturan daerah (Perda). 

Adapun produk tersebut di antaranya, keputusan DPRD Ketapang periode 2014-2019 sebanyak 100 keputusan yang meliputi persetujuan terhadap Perda, termasuk Perda berkaitan dengan APBD sebanyak 26 Perda dan Perda inisiatif satu keputusan.

Selanjutnya, keputusan DPRD yang berkaitan dengan pembentukan panitia khusus (pansus) dan alat kelengkapan DPRD lainnya sebanyak 73 keputusan. 

Raperda atas usulan Pemkab yang disampaikan ke DPRD sebanyak 83 dan yang mendapat persetujuan 79, ditambah satu Raperda inisiatif DPRD.

“Selain itu, keputusan pimpina DPRD sebanyak 33. Serta persetujuan pimpinan DPRD berbentuk surat sebanyak 31 kesepakatan,” ujar Junaidi.

Warga Ketapang, Sudarto berharap anggota DPRD terpilih memberikan kontribusi nyata untuk kemajuan Ketapang melalui peraturan daerah (Perda) yang pro kepentingan masyarakat dan pembangunan yang terfokus.

"Selama sudah ada Perda yang dibuat, termasuk pembangunan, namun kita semua berharap akan banyak lagi Perda inisiatif DPRD yang pro kepentingan masyarakat," ungkapnya.

Termasuk, dalam bidang pembangunan. Kata Sudarto, DPRD memiliki fungsi dalam penganggaran dan pengawasan, fungsi ini harusnya semakin diseriusi agar anggaran yang ada peruntukannya untuk pembangunan yang terfokus dan berprioritas.

"Harapan kita Ketapang seperti Pontianak ada pembangunan terfokus yang benar-benar bisa menjadi ikon kota dan bermanfaat bagi masyarakat, seperti waterfront," harapnya.

Sudarto juga meminta 45 anggota DPRD untuk tidak sungkan atau takut dalam mengkritisi kebijakan pemerintah daerah (Pemda) apabila tidak tidak bermanfaat untuk masyarakat.

"Belakangan sangat jarang anggota dewan berbicara atau mengkririsi Pemda di media, jikapun ada itu hanya beberapa orang saja, padahal semua anggota dewan memiliki kesempatan untuk menyampaikan pendapat atau kritik atas sesuatu yang dinilai salah, tapi tentunya kritik yang disampaikan harus membangun," pungkasnya. (teo/jee)