Senin, 17 Februari 2020


Nasabah Tuntut Pengembalian Dana Koperasi Berkedok Syariah

Editor:

Kiwi

    |     Pembaca: 832
Nasabah Tuntut Pengembalian Dana Koperasi Berkedok Syariah

MENGINAP - Bung Tomo, anggota DPRD Kayong Utara (paling kanan, berkaos putih) menyampaikan penjelasan kepada warga Tanjung Nibung, Desa Dusun Kecil, Pulau Maya yang menginap di rumah salah satu warga Sukadana. Suara Pempred/ Arief

SUKADANA, SP – Mencari kejelasan kasus penipuan berkedok koperasi syariah, sejumlah warga Pulau Maya Desa Dusun Kecil, Tanjung Nibung mendatangi Mapolres Kayong Utara. Korban penipuan pun kecewa, karena kabar adanya pengembalian dana mereka hanya isapan jempol.

Menyewa 3 mobil travel, rombongan warga Tanjung Nibung berencana akan menemui salah seorang karyawan koperasi yang selama ini sering melakukan penagihan tabungan kepada mereka. "Kami kesini (Polres Kayong Utara, red) karena mendapat info, bahwa uang kami akan dikembalikan, serta ingin ketemu langsung dengan salah seorang karyawan koperasi," terang Maman, salah seorang warga di Mapolres Kayong Utara, Sukadana, Selasa (11/2).

Saat di Mapolres, warga kecewa karena mendapat penjelasan dari pihak kepolisian, bahwa pengembalian uang mereka hanya isapan jempol belaka. Mereka disarankan untuk pulang ke rumah masing-masing.

Disampaikan Maman, mereka berangkat dari Tanjung Nibung menggunakan motor air. Saran pihak kepolisian tidak mereka turuti. Hari sudah sore, sehingga tidak memungkinkan mereka untuk pulang. "Karena hari sudah menjelang malam, kami tidak mungkin pulang. Sehingga kami sepakat untuk menumpang nginap di Rumah Dinas Wakil Bupati Kayong Utara. Tetapi pak Wakil Bupati tidak ada, dan kami ditempatkan oleh Wakil Bupati untuk menginap ke salah satu rumah warga di Sukadana," terangnya.

Lebih lanjut disampaikan Maman, warga Tanjung Nibung sudah dua kali datang ke Sukadana untuk menanyakan kelanjutan masalah mereka. Namun, hingga saat ini belum ada kejelasan, kapan dana mereka bisa dikembalikan.

Dia mengungkapkan, total dana milik warga Tanjung Nibung mencapai ada ratusan juta rupiah yang digelapkan oknum koperasi syariah. Semua warga Tanjung Nibung, kata Maman, menabung di Koperasi Syariah Borneo Sentral Mandiri (BSM). "Kami berharap, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kayong Utara segera turun tangan dan menyelesaikan persoalan kami, karena hingga kini belum juga ada titik terang," tukasnya. (rif/yun)

Pemkab Dukung Warga

Bung Tomo, anggota DPRD Kayong Utara Daerah Pemilihan Pulau Maya - Karimata menyampaikan, dirinya prihatin terhadap masalah yang menimpa warga Tanjung Nibung.

Menurutnya, dari hasil koordinasi dengan Wakil Bupati Kayong Utara, disampaikan bahwa Pemkab Kayong Utara, khususnya Wakil Bupati tetap berada di posisi masyarakat. Namun, saat ini Pemkab Kayong Utara sedang menelusuri aliran dana nasabah yang digelapkan pelaku penipuan.

"Sebelum saya menemui para warga Tanjung Nibung, saya sudah berkoordinasi dengan Wakil Bupati, Effendi Ahmad. Wakil Bupati berpesan, agar menyampaikan kepada masyarakat, bahwa Pemkab Kayong Utara tetap berada di pihak masyarakat," terang Bung Tomo dihadapan warga.

Seluruh warga Tanjung Nibung diarahkan agar menginap. Kemudian, keesokan harinya bisa pulang ke rumah masing-masing. Bung Tomo menyampaikan, akan berkoordinasi dengan dinas terkait dan pihak kepolisian untuk mengawal kasus penipuan berkedok koperasi syariah ini. (rif/yun)