Senin, 17 Februari 2020


Tabrakan Beruntun Tewaskan Seorang Pelajar

Editor:

Kiwi

    |     Pembaca: 188
Tabrakan Beruntun Tewaskan Seorang Pelajar

TABRAKAN – Petugas Satlantas Polres Ketapang mengamankan sepeda motor yang terlibat dalam tabrakan beruntu. Suara Pempred/Theo Bernadhi

KETAPANG, SP - Tabrakan beruntun terjadi di Jalan S Parman Kelurahan Sukaharja, Kecamatan Delta Pawan, tepatnya di depan kantor PDAM Ketapang sekitar pukul 21.45 WIB, Selasa (11/2). Mengalami luka cukup parah, Nobertus Purwando (16) meninggal dunia dalam kecelakaan yang melibatkan empat sepeda motor itu.

Tidak hanya itu, enam pengendara sepeda motor lain juga mengalami luka-luka dan harus dirawat di rumah sakit. Sebelum meninggal Nobertus yang merupakan pelajar SMA Santo Petrus Ketapang sempat mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Fatima Ketapang, namun nyawanya tidak tertolong.

Kapolres Ketapang, AKBP R Siswo Handoyo mengatakan, kecelakaan tersebut melibatkan empat sepeda motor diantaranya Honda Vario, Kawasaki D-Tracker, Honda Beat dan Honda Revo dari arah berlawanan. “Satu dari tujuh pengendara yakni Nobertus Purwando meninggal dunia, sedangkan enam lainnya mengalami luka ringan,” katanya, Selasa (11/2).

Ia menerangkan, enam korban yang mengalami luka-luka adalah, Fatkurahman (25) pengemudi sepeda motor Honda Revo, Arifin (17), pengemudi sepeda motor Kawasaki D-Tracker, Alvira Auliya Hayu (25) dan Meiza Nur Aisyah (20) pengendara motor Honda Beat, Ibra Prayoga (16) dan Muhammad Rafiuddin (16) pengendara Honda Vario.

Saat kejadian, Arifin (17) yang membonceng Nobertus Parwando (16) menggunakan Kawasaki D-Tracker berjalan beriringan dengan Fadelis Reno yang juga mengendarai Kawasaki KLX melewati Jalan S Parman dari arah Polres menuju arah Kantor Bupati. Sesampainya di depan kantor PDAM, dari arah berlawanan datang Honda Vario yang dikendarai Ibra Prayoga dan Muhammad Rafiuddin yang mencoba mendahului sepeda motor Honda Beat yang dikendarai Alvira Auliya Hayu dan Meixa Nuraisyah.

Arifin yang terkejut mencoba mengambil jalur tengah dengan melewati celah antara sepeda motor Revo dan Beat. Namun, karena sepeda motor melaju dengan cepat, ketiga sepera motor tersebut bersenggolan dan terjatuh. Tidak hanya jatuh, sepeda motor Arifin juga menabrak sepeda motor yang dikendarai Fatkurahman. "Korban meninggal sudah diserahkan ke pihak keluarga, sedangkan korban luka-luka langsung diperbolehkan pulang,” katanya.

Untuk diketahui, korban Nobertus Parwando merupakan salah satu siswa di SMA Santo Petrus kelas 11 IPS. Korban berasal dari Desa Randau Jekak Kecamatan Sandai. (teo/yun)