Jelang Berangkat, Calon Jemaah Haji Kubu Raya Jalani Tes Kesehatan

Kubu Raya

Editor Kiwi Dibaca : 579

Jelang Berangkat, Calon Jemaah Haji Kubu Raya Jalani Tes Kesehatan
Belari – Calon jemaah haji melakukan tes tes kebugaran berlari kecil dengan jarak 1,6 kilo meter saat sosialisasi kesehatan jemaah haji dan tes kebugaran di Kantor Bupati Kubu Raya, Selasa (9/5).
KUBU RAYA, SP - Dinas Kesehatan Kubu Raya menggelar sosialisasi kesehatan  jemaah haji dan tes kebugaran terhadap 307 calon jemaah haji (CJH) asal Kubu Raya, di halaman Kantor Bupati Kubu Raya, Selasa (9/5)    Kepala Dinas Kesehatan Kubu Raya, Berli Hamdani mengungkapkan, kegiatan dilakukan bertujuan membuat database kesehatan seluruh jemaah haji asal Kubu Raya.   "Yang kami lakukan ini merupakan tahapan kedua, sebelumya telah dilakukan pemeriksaan kesehatan di puskesmas di tempat asal calon jemaah haji," ujar Berli Hamdani   Setelah dilakukan pemeriksaan awal, calon jemaah kemudian dipilah dua ke dua bagian, yakni jemaah haji yang berisiko terhadap penyakit tidak menular dan calon jemaah haji yang berusia lanjut. Untuk tahap kedua ini dilakukan tes kebugaran seperti jalan kaki atau berlari kecil dengan jarak 1,6 kilo meter yang harus ditempuh dalam jarak waktu tertentu.  

"Dan saat tes kebugaran ini mereka mendapatkan kartu bugar. Kartu ini harus mereka bawa dan diisi teratur, mulai dari setelah kegiatan ini hingga mereka melaksanakan ibadah haji," ujarnya.  

Dari 307 jemaah haji, Berli menjelaskan, jemaah yang hadir mengikuti sosialisasi kesehatan dan tes kebugaran sebanyak 264 jemaah atau 84,6 persen, dan pihaknya akan melakukan tindak lanjut bagi yang tidak hadir.  

"Yang tidak hadir ini akan dilakukan pelacakan, banyak faktor yang menyebabkan mereka tidak hadir seperti sedang pulang kampung, namun akan kami pesankan ke semua puskesmas, karena data mereka semuanya sudah ada," tuturnya.  

Bupati Kubu Raya, Rusman Ali mengungkapkan perbaikan-perbaikan terhadap kesehatan terhadap calon jemaah haji  memang perlu dilakukan karena kondisi atau keadaan cuaca di Kubu Raya berbeda dengan cuaca di Arab Saudi yang cendrung lebih panas dari Kalbar.
 

"Yang sangat dibutuhkan saat naik haji itu adalah kesehatan dan kebugara fisik, maka saya harapkan mereka dapat menjaga kesehatannya dengan rajin berolah raga," ujar Bupati.

Ia memaparkan, bagi calon jemaah haji Kubu Raya, pihaknya akan menyediakan obat-obat untuk di bawa saat menunaikan ibadah haji. Jenis obat yang diberikan berupa obat pribadi yang tidak memerlukan resep dokter, seperti obat batuk, sakit perut, pusing dan lain sebagainya.  

"Sejak sebelum keberangkatan hingga sampai di sana akan kita kawal, kita juga menyiapkan tenaga medis untuk memeriksa kesehatan mereka di sana," pungkasnya.  

Kepala Bidang Pengadaan Sumber Daya Kesehatan dan Fasilitas Pelayanan Haji, Kementrian Kesehatan RI, Cecep Ali Akbar mengungkapkan, Pemkab Kubu Raya memang  perlu mempersiapkan jemaah haji yang akan  berangkat maupun yang  masih dalam daftar tunggu untuk selalu sehat. 
 

"Jika jemaah haji  tidak sehat maka ibadah akan terganggu, kita berharap semua jemaah haji ini dalam melaksanakan ibadah memiliki kesehatan yang baik, sehingga dikatakan mampu secara jasmani atau jiwanya, terlebih dalam melaksnakan ibadah haji ini lebih banyak aktifitas fisik," ujarnya.
 

Kementrian kesehatan juga akan membekali obat-obatan sederhana maupun perlengkapan kesehatan lain, seperti handspray.
  Bagi yang masih belum bugar harus terus dilatih setiap hari, sehingga tubuh dapat beradaptasi di sana, selain itu peserta akan diajarkan gerakan-gerakan dalam masa penerbangan karena proses penerbangan cukup lama.  

"Banyak hal-hal yang akan disampaikan dalam sosialisasi ini, agar jemaah tetap sehat dalam menjalasnkan ibadah haji, banyak kasus yang terjadi karena kebiasaan sehari-hari yang di bawa kesana,” ujarnya (jek/jee)