Wujudkan Swasembada, Pemkab Bantu Alsintan

Kubu Raya

Editor Kiwi Dibaca : 378

Wujudkan Swasembada, Pemkab Bantu Alsintan
Panen – Petani sedang memotong padi saat dilakukan panen raya padi. Untuk menyukseskan program swasembada pangan di Kubu Raya, Pemkab memberikan bantuan alat-alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada petani di Sungai kakap, Senin (12/6).
SINGKAWANG, SP - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, terus berupaya mewujudkan swasembada pangan dengan mendorong peningkatan produksi pangan melalui bantuan alat-alat dan mesin pertanian (alsintan).

Bupati Kubu Raya Rusman Ali saat memberikan bantuan alsintan kepada sejumlah kelompok tani, di Kecamatan Sungai Kakap, Senin (12/6), menyatakan pihaknya terus menerus mendorong dan berupaya semaksimal mungkin untuk mewujudkan swasembada pangan.

Upaya mewujudkan swasembada pangan itu melalui program peningkatan produktivitas hasil-hasil pertanian sesuai dengan potensi wilayah masing-masing.

Salah satu caranya adalah dengan melengkapi alat-alat dan mesin pertanian sebagai sarana pendukungnya.

Dia berharap, dengan adanya bantuan peralatan pertanian tersebut, para petani bisa semakin giat dalam bekerja, karena pekerjaannya semakin mudah.

Sementara, Kepala Dinas Pertanian Kubu Raya, Gandhi Satyagraha mengatakan, pemerintah berkomitmen untuk mendorong swasembada pangan melalui peningkatan produksi dan perluasan areal tanam petani.

Menurut Gandhi, konsep yang dikembangkan dengan melakukan pemetaan potensi wilayah, seperti di Sungai Kakap menjadi fokus utama pengembangan adalah tanaman padi dengan sedikit pengembangan sayuran dan hortikultura.

"Kami terus melakukan inovasi pertanian dengan pengembangan dan penambahan areal lahan budi daya oleh petani serta pemanfaatan teknologi. Kami memberikan bantuan alat-alat pertanian sebagai sarana penunjang untuk meningkatkan aktivitas pertanian masyarakat," ujar Gandhi pula.

Gandhi mengatakan dengan sarana dan prasarana yang memadai akan mampu mendorong peningkatan hasil produksi dan perluasan areal tanam.

Dia mencontohkan, jika kelompok tani mengelola lahan dengan cara manual akan memakan waktu lebih lama dan lahan yang dapat diolah juga sedikit. Tetapi dengan menggunakan traktor, akan lebih cepat dan lahan yang dapat diolah lebih luas.

"Untuk itulah, sebagaimana arahan pak Bupati kepada kita agar petani-petani di sini dilengkapi dengan fasilitas dan teknologi pertanian modern, sehingga luas areal tanam dan hasil pertanian Kubu Raya terus meningkat," kata Gandhi pula. (ant/jee)