Jarak Pandang di Bandara Supadio Mulai Menurun

Kubu Raya

Editor Kiwi Dibaca : 414

Jarak Pandang di Bandara Supadio Mulai Menurun
Kabut Asap – Sejak beberapa hari terakhir, kabut asap mulai menyelimuti Kota Singkawang. Di Kubu Raya, berdasarkan data BMKG Supadio Pontianak, jarak pandang di sekitar Bandara Internasional Supadio Pontianak mulai mengalami penurunan. suara pemrer/yodi
KUBU RAYA, SP – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Supadio Pontianak menemukan 11 hotspot di Kabupaten Kubu Raya. Menurut Prakirawan BMKG Pontianak, Megah Fitria Wita, selain Kubu Raya, kabupaten lain di Kalbar juga terdeteksi hotspot. Beberapa kabupaten yang terdeteksi hotspot yakni di Kabupaten Sintang 13 hotspot, Kabupaten Mempawah satu hotspot, Kabupaten Sanggau 22 hotspot, Ketapang tujuh hotspot, Kabupaten Bengkayang tiga hotspot, Kabupaten Landak terdapat lima hotspot, Kabupaten Sekadau dua hotspot, dan Kota Singkawang satu hotspot.

"Beberapa hari terakhir ini, memang terdeteksi peningkatan titik panas (hotspot) di Kalbar, termasuk Kabupaten Kubu Raya," ujar Megah Fitriah Wita di Kantor BMKG, Supadio Pontianak, Selasa (1/8)
Dari seluruh kabupaten di Kalbar, menurut Mega Kabupaten Kapuas Hulu paling banyak ditemukan titik hotspot, jumlahnya mencapai 37 titik. Terdeteksinya hotspot di beberapa kabupaten di Kalbar berdasarkan pantauan dari satelit citra modis, terra dan aqua. Sedangkan untuk jarak pandang saat ini, dilanjutkannya mulai menurun, terutama pada malam hari. Di sekitar Bandara Internasional Supadio Pontianak, jarak pandang saat ini mencapai 800 meter.

"Meski ada penurunan namun sejauh ini jarak pandang belum menganggu aktifitas penerbangan, sepertinya penerbangan masih berjalan lancar," terangnya. BMKG Supadio Pontianak menghimbau masyarakat untuk berhati-hati saat melakukan pembakaran lahan, karena lahan-lahan yang terbuka saat ini bersuhu cukup tinggi, sehingga potensi terjadi kebakaran juga sangat besar.

"Secara umum diperkirakan curah hujan yang turun hingga bulan September mendatang cenderung lebih sedikit, jika terjadi hujan, hanya skala lokal dengan luasan yang sangat kecil," tuturnya Sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan Kubu Raya, Berli Hamdani mengungkapkan, perubahan cuaca yang terjadi saat ini berpengaruh negatif terhadap tubuh manusia.  

“Pada saat perubahan cuaca seperti inilah tubuh rentan terserang penyakit. Ditambah adanya kabut asap, tubuh akan lebih rentan terserang penyakit," ungkapnya.  

Menurut Berli, salah satu penyakit yang paling rentang menyerang tubuh manusia saat perubahan cuaca adalah infeksi saluran pernafasan.   "Penyakit ini akan meningkat jika tidak diantisipasi kita sendiri," katanya   Untuk itu, Berli mengimbau masyarakat untuk aktivitas tidak penting di luar rumah. Jika harus keluar rumah, Berli menyarankan agar masyarakat menggunakan masker. (jek/jee)

Komentar