Pemkab Tuntaskan Target Satu Kecamatan Satu Kampung KB

Kubu Raya

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 515

Pemkab Tuntaskan Target Satu Kecamatan Satu Kampung KB
KAMPUNG KB – Pemasangan baliho peluncuran Kampung KB. Pencanangan satu satu kecamatan satu kampung KB sukses dilakukan di Kabupaten Mempawah. NET

Desa Sambora, Kecamatan Toho jadi Kampung Kesembilan


SP - Desa Sambora, Kecamatan Toho menjadi lokasi kesembilan program Pencanangan Kampung Keluarga Berencana (KB) di Kabupaten Mempawah. Dengan penetapan itu, maka target satu kecamatan satu kampung KB telah tuntas diwujudkan Pemerintah Kabupaten Mempawah.

Wakil Bupati Gusti Ramlana mengatakan, sejak tahun 2016 pencanangan kampung KB di Kabupaten Mempawah telah dimulai, yakni di  Desa Kepayang Kecamatan Anjongan.

“Pada tahun 2017 ini kami merealisasikan pencanangan kampung KB di delapan kecamatan lainnya. Dan hari ini kami akan melakukan pencanangan kampung KB di Desa sambora sebagai lokasi kesembilan di Kabupaten Mempawah,” ujarnya di Desa Sambora, belum lama ini.

Pencanangan Kampung KB dan Pojok Kependudukan di Desa Sambora Kecamatan Toho dirangkaikan dengan Pencanangan KB-Kesehatan Bhayangkara 2017. Pencanangan, kata Ramlana, diharapkan dapat meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat di tingkat kampung melalui program strategis kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga serta sektor-sektor lainnya. Mulai kesehatan, pendidikan, pertanian, dan lainnya dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas.

“Pada hari ini juga diluncurkan pojok kependudukan yang menjadi pusat informasi tentang kependudukan di Desa Sambora. Kalau di sekolah, keberadaan pojok kependudukan itu mudah. Tetapi untuk tingkatan desa perlu inovasi-inovasi. Maka saya minta agar para pemuda dapat mengisi dan mengelola pojok kependudukan ini dengan baik,” pintanya.

Menurut Ramlana, pencanangan KB-Kes Bhayangkara yang serangkai dengan pencanangan kampung KB dan pojok kependudukan di Desa Sambora menjadi forum yang tepat untuk mengimplementasikan sasaran strategis Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2015-2019.

“Kami memberikan perhatian besar terhadap program KB nasional dan program kesehatan di masyarakat. Di samping pelayanan rutin di puskesmas, rumah sakit, klinik, dan polindes, kegiatan pelayanan KB dan kesehatan di lapangan terus digalakkan untuk memberikan pelayanan yang maksimal bahkan gratis,” tuturnya.

Wakil Kepala Kepolisian Resor Mempawah, Komisaris Dedi Setiawan mengungkapkan, setiap tahun terjadi penambahan penduduk mencapai 3,2 juta jiwa di Indonesia. Karena itu, program KB menjadi sangat strategis. Mengingat masalah kependudukan memiliki implikasi luas terhadap segala bidang kehidupan masyarakat. Mulai lapangan kerja, pendidikan, kesehatan, sandang, pangan, hingga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Jika tidak dikendalikan dengan baik, maka pertumbuhan penduduk dapat mengganggu stabilitas keamanan nasional,” kata Dedi.

Karena itu, Dedi melanjutkan, program pencanangan KB-Kes dan kampung KB diharapkan dapat meningkatkan peran aktif masyarakat dalam mewujudkan keluarga kecil, sehat, dan sejahtera. Sehingga tercipta stabilitas keseimbangan antara jumlah penduduk dengan daya dukung alam dan lingkungannya.

“Program ini sangat strategis. Karena tidak hanya menargetkan jumlah anak, melainkan mewujudkan keluarga kecil yang sehat dan sejahtera serta mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai,” ungkapnya. (*/jee)

Komentar