70 Persen Sekolah di Mempawah Terapkan Sekolah Lima Hari

Kubu Raya

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 428

70 Persen Sekolah di Mempawah Terapkan Sekolah Lima Hari
Ilustrasi
MEMPAWAH, SP – Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Mempawah, Firman Juli Purnama mengatakan 70 persen sekolah di Kabupaten Mempawah telah menerapkan sekolah lima hari terhadap peserta didiknya. 

“Sisa 30 persen yang belum menerapkan, baik itu dari tingkat SMP dan SD,” katanya, Senin (14/8).

Sekolah yang belum menerapkan sekolah lima hari ada di wilayah 
Kecamatan Sadaniang, Toho, Anjongan.

"Mereka belum menerapkan karena faktor kondisi, dan penerapan tergantung kebijakan sekolah," jelas Firman.

Firman meyakinkan, meskipun masih mendapat penolakan dari orangtua siswa, namun program lima hari sekolah akan memberikan dampak positif terhadap siswa.

“Wajar jika ada penolakan, karena sesuatu yang baru memang membutuhkan proses," yakinnya.

Sementara, Bujang Bakar, salah satu orangtua siswa di  Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Segedong merasa program lima hari sekolah membebani anaknya dan juga dirinya.

"Biasannya jajan untuk anak saya per hari Rp10 ribu, tapi sejak sekolah lima hari dia pulangnya sore otomatis uang jajannya bertambah jadi Rp20 ribu,” katanya.

Bujang berharap berharap SMPN 1 Segedong bisa kembali menerapkan agar jam sekolah kembali seperti semula yakni dimulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB.

"Saya sangat berharap SMPN 1 Segdong bisa kembali seperti semula,” pintanya. (ben/jee)

Komentar