HUT RI Moment Revolusi Mental

Kubu Raya

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 340

HUT RI Moment Revolusi Mental
FOTO BERSAMA - Ketua DPD PAN Kubu Raya, Syahrudin, (baju hijau lengan panjang) bersama Kepala Desa, tokoh masyarakat, agama dan masyarakat saat memeriahkan HUT RI ke 72, di Dusun Pelindung, Desa Pal 9, Kecamatan Sungai Kakap, Jumat (18/8). SP/Salam
KUBU RAYA, SP - Kemeriahan menyambut HUT RI ke-72 diharapkan menjadi momentum untuk merevolusi mental semua lapisan masyarakat, maupun pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Karena saat ini nilai-nilai persatuan dan kesatuan sebangsa dan setanah air dirasa semakin luntur.

Mental generasi sudah terjajah dengan narkoba  ditambah berkurangnya rasa saling menghormati dan menghargai, hingga rentan menimbulkan perpecahan dan rusaknya idioloogi bangsa.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPD PAN Kubu Raya, Syahrudin, saat menghadiri HUT RI ke-72 di Dusun Pelindung, Desa Pal 9, Kecamatan Sungai Kakap, Jumat (18/8) malam lalu.
 
Acara penutupan yang dihadiri Camat Kakap, Kepala Desa, tokoh masyarakat, agama, pemuda ini dihadiri ratusan Masyarakat dan dimeriahi hiburan band anak muda Dusun Pelindung.

“Kita saat ini memang tidak dijajah secara fisik lagi. Namun sudah dijajah secara mental. Generasi muda diperangi dengan narkoba, masyarakat dihantui dengan berita-betia bohong yang dapat menimbulkan perpecahan. Moment HUT RI ini lah waktunya kita saling menjaga kebersamaan, kekompakan, dan mendewasakan diri untuk berpikir jernih. Agar tidak mudah dipropokasi maupun dicekoki barang haram yang dapat menimbulkan perpecahan,” anjur mantan anggota dewan Kubu Raya ini.

Diakui Syahrudin, negara Indonesia menjadi sasaran bagi bangsa-bangsa lain yang sengaja ingin membuat bangsa ini tertinggal dari segala bidang.

“Maraknya narkoba membuat generasi kita hancur. Disebarkannya berita bohong di media-media membuat masyarakat saling terpecah. Kapan kita akan membangun mengisi kemerdekaan kalau ini terjadi. Akibatnya kita akan dikuasai negara lain, karena rakyat sudah tidak lagi bisa berpikir dan kompak untuk membangun negeri ini,” timpal Syahrudin.

Untuk itu Syahrudin berharap, masyarakat dapat menjaga kebersamaan, kekompakan, dan saling menghargai satu dengan yang lain. Jangan mudah menerima berita-berita bohong, cegah peredaran narkoba yang masuk untuk menghancurkan generasi penerus bangsa.

Sementara itu Kades Pal 9, Marhasan, mengharapkan momentum HUT RI
dapat menjadi motivasi masyarakat untuk selalu kompak dan menumbuhkembangkan rasa kebersamaan antar sesama masyarakat.

“Kita harap HUT RI ini membangkitkan kebersamaan antar kita, dengan kebersamaan, maka kita dapat ringan mengisi kemerdekaan ini. Sehingga di Desa Pal 9 ini kita ada 30 kegiatan yang sama, agar masyarakat bisa kompak dalam bingkai gotong royong antar masyaakat,” harap Marhasan.

Hal yang sama juga disampaikan Ketua Panitia HUT RI, Hermansyah. Digelarnya  lomba rakyat, panggung hiburan, di lingkungan Dusun Pelindung ini katanya, untuk membangkitkan lagi semangat nasionalisme yang mulai luntur.

“Dengan adanya kegiatan ini ada rasa memiliki, tangung jawab terhadap daerah, dengan harapan dapat mempersatukan masyarakat. Karena selama ini masih ada saling perbedaan. Kebersamaan ini diharapkan timbul keamanan dan ketentraman agar mengisi pembangunan berjalan lancar,” tukasnya. (lam/jee/biz)

Komentar