Permohonan Bantuan Diabikan Disdikbud Kubu Raya

Kubu Raya

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 423

Permohonan Bantuan Diabikan Disdikbud Kubu Raya
BERLUBANG – Siswa tengah belajar di salah satu ruang kelas SDN 3 di Dusun Karya Tani, Desa Terentang Hilir, Kecamatan Terentang yang lantainya berlubang. SP/Jaka

Bangunan SDN 3 Hampir Roboh


Kepala Desa Terentang Hilir, Heri Yulianto
Sudah sering kami ajukan, namun tidak ada tanggapan yang serius, bahkan sering juga kami upload ke sosial media hasilnya tetap saja nihil

KUBU RAYA, SP - Warga Desa Terentang Hilir Kecamatan Terentang  mengeluhkan kondisi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 di Dusun Karya Tani, Desa Terentang Hilir, Kecamatan Terentang yang kondisinya rusak parah. 

Bangunan sekolah sangat memprihatinkan. Karena lama dibiarkan, bangunan tersebut saat ini hampir roboh. Kondisi ini telah terjadi sejak tahun 2013 dan hingga saat ini belum disentuh perbaikan dari Pemkab Kubu Raya. 

Salah seorang warga setempat, Sechai (30) mengatakan, dari enam ruang belajar di sekolah tersebut, tiga di antaranya sudah sangat tidak layak digunakan untuk ruangan belajar mengajar siswa. Namun meskipun begitu, ruangan tersebut ternyata masih digunakan untuk aktivitas belajar mengajar.

"Ruang belajar itu yang rusak parah itu masih digunakan untuk aktivitas belajar mengajar, kami khawatir suatu waktu ambruk, guru atau siswa bisa saja menjadi korban," ujar Sechai di Sungai Raya, Selasa (22/8).
 
Selain bangunan sekolah, kerusakan juga dialami bangunan rumah dinas guru yang berada di lingkungan sekolah. Akibat rusak parah, rumah dinas itu tidak lagi berpenghuni dan kini bangunan dipenuhi dengan semak belukar.

"Rumah dinas itu memang sudah lama tidak didiami, sekarang beberapa guru tinggal di perpustakaan sekolah," ungkap Sechai.
 
Upaya meminta bantuan perbaikan sekolah telah dilakukan oleh Pemerintah Desa Terentang Hilir melalui komite sekolah ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kubu Raya. Namun belum juga juga membuahkan hasil yang diharapkan.

"Sudah sering kami ajukan, namun tidak ada tanggapan yang serius, bahkan sering juga kami upload ke sosial media hasilnya tetap saja nihil," ujar Kepala Desa Terentang Hilir, Heri Yulianto.

Menurut dia, perbaikan maupun pembangunan sekolah tidak bisa menggunakan Anggaran Dana Desa (ADD) karena desa tidak diperbolehkan membangun yang tupoksi atau kewenangannya ada pada Dana Dinas Pendidikan.

"Jika diperbolehkan tentu akan kami upayakan, karena usulan kami juga tidak ditanggapi Dinas Pendidikan, lalu kami harus mengadu kesiapa," tanyanya. 

Heri berharap, Pemkab Kubu Raya, khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudaayan dapat diperbaiki bangunan sekolah agar warga, khususnya orangtua siswa tidak merasa khawatir anaknya bersekolah di SDN 3. 

Apalagi ditegaskannya, keberadaan SDN 3 sangat diharapkan, mengingat sekolah dasar lain di wilayah tersebut jaraknya sangat jauh dari kediaman warga.

"Jika anak-anak harus sekolah di SDN lain, maka bisa saya pastikan banyak anak-anak yang putus sekolah, makanya keberadaan sekolah yang layak sangatlah penting sebagai sarana penunjang pendidikan di desa kami," pungkasnya.

Skala Proritas Tahun 2018 

Ketua Komisi IV DPRD Kubu Raya, Yuslanik mengaku prihatin terhadap kondisi bangunan SDN 3 Terentang Hilir. Ia pun bejanji akan berupaya mendorong Pemkab Kubu Raya agar pembangunan ruang kegiatan belajar di sekolah tersebut dialokasikan tahun 2018 mendatang.

“Jika kita perhatikan kondisi bangunan sekolah ini sudah tidak layak dan membahayakan kegaiatan belajar mengajar, sehingga diperlukan perhatian semua pihak,” kata Yuslanik.

Yuslanik memaparkan, DPRD khususnya Komisi IV juga akan menguslkan ke Pemkab Kubu Raya agar perbaikan sekolah jadi skla proritas. 

"Sangat miris dan sangat disayangkan di Kubu Raya masih ditemukan kondisi seperti ini, padahal 20 persen dari APBD Kubu Raya diperuntukkan untuk pendidikan, tapi nyatanya masih ada sekolah yang seperti ini,” pungkasnya.
 
(jek/jee)