Pemkab Salurkan 32 Hewan Kurban

Kubu Raya

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 160

Pemkab Salurkan 32 Hewan Kurban
PENYERAHAN - Pelaksana tugas Sekda Kubu Raya, Odang Prasetyo menyerahkan secara simbolis daging kurban ke masyarakat yang berhak di Kantor Bupati Kubu Raya, Jumat (1/9). SP/Jaka

Rusman Ali Ajak Warga Kubu Raya Berprasangka Baik

 
KUBU RAYA, SP - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menyalurkan 32 hewan kurban ke masjid dan panti asuhan di Kubu Raya di Hari Raya Iduladha tahun 2017. Jumlah tersebut terbagi dari 18 ekor sapi dan 14 ekor kambing. 

Dari 32 hewan kurban yang disalurkan, empat ekor sapi dipotong di samping Masjid Bir Ali yang berada komplek Kantor Bupati Kubu Raya, Jumat (1/9).

Tampak hadir saat pemotongan hewan kurban, Pelaksana tugas Sekda Kubu Raya, Odang Prasetyo, sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), dan kepala seksi dan staf, di lingkungan pemerintahan Kubu Raya.

"Di sini sapi kita potong empat ekor, kambing juga. Sisanya kita sebar ke masjid dan panti asuhan yang mengajukan proposal," ujar Odang.

Pemotongan hewan kurban dilaksanakan pagi hari seusai pelaksanaan Shalat Ied, sedangkan pembagian daging kurban ke masyarakat yang berhak menerima dilakukan seusai Salat Jumat.

"Tahun ini jumlah kurban kita lebih banyak. Tahun kemarin hanya 16 ekor. Kita upayakan sesuai dengan kemampuan anggaran untuk bisa terus ditingkatkan," ungkap Odang.

Sementara Bupati Kubu Raya, Rusman Ali mengajak masyarakat Kubu Raya untuk dapat menghayati makna berkurban.
Menurut dia, hakikat dasar berkurban selain akan membawa dampak positif terhadap kehidupan juga akan lebih mendekatkan diri umat Islam kepada Allah SWT.

"Ketika masyarakat semakin dekat dengan Tuhan, maka ketaatannya terhadap kebaikan akan semakin tinggi, sehingga akan dapat dihindari berbagai bentuk kejahatan dan tindakan amoral yang dilarang agama,” katanya.

Dengan berkurban dikatakan Bupati Rusman Ali juga akan meningkatkan makna religi keagamaan di masyarakat yang akan dapat membawa suasana yang lebih tentram dan nyaman.

"Upaya untuk memberikan hewan kurban terbaik seharusnya linier dengan kesungguhan mendekatkan diri kepada Allah SWT,” katanya.

Makna lain dari Iduladha, dilanjutkan Rusman Ali, adalah semangat pengorbanan dengan memberikan hal terbaik yang dimiliki. Jika semangat itu disalurkan ke pembangunan daerah, tentunya kemajuan akan lebih cepat berakselerasi.

"Keteladanan Nabi Ibrahim dalam memberikan pengorbanan merupakan sebuah inspirasi untuk kita semua dalam membangun bangsa ini," katanya.

Bagi Rusman Ali, Iduladha juga sekaligus sebagai momentum introspeksi diri dan berhenti unmtuk berprasangka buruk terhadap sesama umat.

"Tidak perlu kita terlalu sibuk menilai orang lain sementara kita lupa melihat diri kita sendiri. Momentum hara raya kurban sangat tepat untuk kita menilai diri kita sebelum menilai orang lain," pungkas Rusman Ali. (jek/jee)