LSM Sampan Kalimantan Beri Pelatihan Budidaya Kepiting

Kubu Raya

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 899

LSM Sampan Kalimantan Beri Pelatihan Budidaya Kepiting
Ilustrasi
KUBU RAYA, SP – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sahabat Masyarakat Pantai (Sampan) Kalimantan melakukan pendampingan ke masyarakat untuk budidaya kepiting sejak enam bulan lalu, di Desa Nipah Panjang, Kecamatan Batu Ampar. 

Deputi Direktur LSM Sampan Kalimantan, Denni Nurdwiansyah mengatakan, budidaya kepiting merupakan salah satu usaha mengoptimalkan hasil hutan bukan kayu di kawasan hutan mangrove.

"Hutan mangrove ini banyak sekali potensi yang dapat dikembangkan. Apalagi hutan mangrove itu merupakan nustrigron dan sponinggron bagi berbagai jenis kepiting dan udang untuk berkembangbiak," ungkapnya, Minggu (3/9).

Kondisi seperti itu, tentu sangat baik dan menguntungkan bagi masyarakat sekitar. Namun akhir-akhir ini, dengan begitu banyak pengambilan kepiting karena harganya yang cukup mahal, maka produksi kepiting di hutan tersebut menjadi menurun.

"Banyaknya orang yang mengambil hingga mengakibat pula rusaknya habitat kepiting di hutan mangrove, sehingga sejak enam bulan yang lalu, kami inisiasikan kepada masyarakat untuk melakukan budidaya kepiting di hutan mangrove tanpa merusak hutannya," ujarnya.

Dalam merealisasikan hal itu, Sampan Kalimantan telah melatih beberapa warga setempat di Balai Pelatihan, seperti belajar pengemukkan dan pembesaran kepiting dengan cara keramba di hutan mangrove. 

"Hasilnya cukup menjanjikan. Intinya kami dari Sampan dan didukung penuh oleh pemerintah, mendorong agar hutan mangrove dapat memiliki nilai tambah dan nilai ekonomis bagi masyarakat setempat yang juga sebagai penjaga kelestarian hutan mangrove," katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Nipah Panjang, Mustafa mengatakan pelatihan dan bimbingan yang diberikan oleh LSM Sampan Kalimantan dan pemerintah telah mengeliatkan ekonomi di desanya.

Karena melihat hasil yang cendrung meningkat, nelayan yang tadinya menangkap kepiting di alam liar kini beralih ikut membudidayakan kepiting dengan cara keramba.

"Masyarakat nelayan kami kini bisa tersenyum dengan adanya budidaya kepiting itu, selain tiap bulannya dapat dipanen hasilnya pun lebih besar ketimbang hasil menangkap kepiting di alam liar," ujarnya. (ant/jee)

Komentar