Ditinggal Kerja, Rumah Ramli Ludes Terbakar

Kubu Raya

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 93

Ditinggal Kerja, Rumah Ramli Ludes Terbakar
PADAMKAN API – Puluhan warga Gang H Delan, Desa Teluk Mulus, Kecamatan Sungai Raya, Kubu Raya, berjibaku memadamkan api yang melahap rumah Ramli (38), Rabu (13/9) pagi. Dugaan sementara asal api dari korsleting listrik. SP/Jaka
KUBU RAYA, SP - Sebuah rumah di Jalan Adi Sucipto, Gang H Delan, Desa Teluk Mulus, Kecamatan Sungai Raya, Kubu Raya, ludes terbakar, Rabu (13/9), sekitar pukul 09.00 WIB. 

Rumah semi permanen yang terbakar itu adalah milik Ramli (38). Namun saat musibah itu terjadi, Ramli bersama keluarganya sedang tidak berada di rumah.

Tetang Ramli, Junaidi mengatakan, saat api mulai membesar warga setempat mencoba memadamkan dengan peralatan seadanya. Namun lantaran karena rumah itu semi permanen dengan bermaterial beton dan kayu membuat api cepat membesar sehingga api pun tidak bisa dikendalikan. Dan dengan cepat menghanguskan rumah itu.

"Kalau kita perhatikan tidak ada barang berharga yang dapat diselamatkan, mau tidak mau rumah ini harus dibangun ulang agar bisa ditempati," ujar Junadi 

Junaidi memaparkan, saat peristiwa kebakaran terjadi, kondisi rumah memang dalam keadaan kosong, lantaran pemilik rumah sedang bekerja, meski posisi rumah, lumayan berdekatan dengan rumah lainnya namun tidak sampai merembet ke yang lain 

"Kalau tidak ada pemadam kebakaran, bisa saja kebakaran akan merembet ke rumah lain," ujarnya 

Sementara itu Ketua RT setempat, H Wahab mengungkapkan, kebakaran yang menghanguskan rumah milik Ramli diduga karena terjadinya korsleting listrik arus pendek.

"Jika dilihat dari keadaannya usai kebakaran. Tidak ada aktifitas memasak di rumah. Diduga kebakaran terjadi karena listrik," ungkapnya. 

Atas musibah yang terjadi pada Ramli, ia mengharapkan kepada pihak-pihak terkait terutama pemerintah daerah dapat menyalurkan bantuan, karena semua harta benda milik korban sudah musnah terbakar. "Apalagi korban ini, tergolong kondisi ekonominya menengah ke bawah,” ucapnya. 

"Agar bisa meringankan beban korban kita mengharapkan ada partisipasi masyarakat ikut membantu, dan kita harapkan pemerintah daerah juga dapat memberikan bantuan," timpalnya. 

Dalam musibah kebakaran ini, diprediksi kerugian mencapai puluhan juta rupiah terhadap korban. Rumah seluruhnya habis berikut barang-barang berharga dalam rumah.

"Rumah ini kebakaran saat penghuni rumah tidak ada, kerugian ditaksir puluhan juta rupiah," pungkasnya. (jek/ang)