Aparat Gabungan Gelar Razia Simpatik

Kubu Raya

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 348

Aparat Gabungan Gelar Razia Simpatik
RAZIA GABUNGAN – Operasi razia gabungan yang digelar kepolisian, Dispenda dan Polisi Militer di Jalan Arteri Supadio, Kubu Raya, Selasa (19/9) juga pengguna jalan yang melanggar aturan lalu lintas. SP/Jaka
Pelanggar Ringan Diberi Sanksi Tanam Pohon

Aparat kepolisian dari Direktorat lalu Lintas Polda Kalbar bersama dengan Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kalbar menggelar razia gabungan kelengkapan kendaraan, di Jalan Arteri Supadio, Kecamatan Sungai Raya, Kubu Raya, Selasa (19/9). 

SP - Namun dalam razia kali ini tampak ada perbadaan. Pasalnya setiap pelanggar ringan diberi sanksi dengan menanam pohon, di Sekolah Tinggi Bahasa Asing Harapan Bersama yang berada tidak jauh dari lokasi razia tersebut.

Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Kalbar, AKBP Yulianto menungkapkan, para pelanggar lalu lintas yang ditemukan pada razia kali ini  akan digiring oleh petugas razia gabungan yakni Ditlantas Polda Kalbar bersama Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Kalimantan Barat untuk menanam pohon.

"Petugas menggiring para pelanggar ini ke salah satu lokasi yang ditentukan untuk diberi sanksi ringan, sanksinya adalah menanam pohon. Namun sanksi yang dijatuhkan kepada pelanggar ini adalah bagi pelanggar ringan dan tidak fatal," ujar AKBP Yulianto.

Dia menegaskan, sedangkan bagi pelanggar lain seperti belum membayar pajak tetap harus menyelesaikan kewajibannya di gerai Samsat keliling yang sudah disediakan. 

"Karena ini razia gabungan bersama dengan Dispenda, maka jika ditemukan pengendara yang belum membayar pajak, kita arahkan dapat menyelesaikannya di gerai Samsat," tegasnya 

Selain itu, razia gabungan ini  tidak hanya menyasar kepada warga sipil pengguna jalan, dari kalangan TNI sekali pun tak luput dari operasi gabungan yang juga di back up oleh jajaran Polisi Militer ini. Teguran juga diberikan oleh POM kepada warga sipil yang kedapatan menggunakan atribut militer. 

"Pilihan sanksi simpatik dengan menanam pohon antara lain juga dikarenakan seringnya terjadi kebakaran hutan di wilayah Kalimantan barat," tuturnya

Sanksi yang diberikan ini cukup diapresiasi oleh pelanggar, salah satunya Jalel. Menurut Jalel, dengan adanya penerapan sanksi menanm pohon terhadap pelanggar ini selain mengingatkan pengendara untuk melengkapi kendaraannyanya, juga sebagai bentuk kepedulian untuk turut menjaga lingkungan.

"Baru kali ini ada razia yang sanksinyanya menanam pohon, dan ini sangat baik sekali untuk menyadarkan kita untuk peduli kepada lingkungan," ujarnya. (jaka iswara/ang)

Komentar