Dewan Minta Pembentukan Kelurahan Arang Limbung Ditunda

Kubu Raya

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 299

Dewan Minta Pembentukan Kelurahan Arang Limbung Ditunda
DPRD Kubu Raya. Net
KUBU RAYA, SP - Anggota DPRD Kubu Raya Suharso mendorong Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, tetap menggelar pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak pada 2018 mendatang. Sementara wacana desa itu menjadi kelurahan diminta ditunda, pasalnya pelbagai perosalan belum terselesaikan 

"Kami dari Fraksi Golkar Kubu Raya menyarankan kepada pemerintah daerah untuk menunda membentuk kelurahan Arang Limbung, dan desa ini tetap harus ikut serta dalam pelaksnaan Pilkades Serentak," kata Suharso, Kamis (28/9).

Saran dia agar pemerintah daerah menunda pembentukan kelurahan bukan tanpa alasan, berbagai pihak seperti tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, RT, RW dan dusun yang ada di Arang Limbung telah menyampaikan aspirasi kepada DPRD Kubu Raya. Mereka meminta pembentukan Kelurahan Arang Limbung ditunda.  

Kendati ditunda, namun  segala administrasi  pembentukan kelurahan juga musti dipersiapkan, sehingga juga harus ada kesepakatan bersama antara pemerintah daerah dengan bakal calon kepala desa agar jika sudah terpilih segera mempersiapkan segala sesuatu yang menjadi syarat adminitrasi pembentukan kelurahan.

"Jika dikemudian hari desa ini sudah layak dan pantas menjadi kelurahan, maka Kades yang terpilih juga harus mempersiapkannya," ujarnya 

Menurut Suharso, suatu daerah memang seyogyanya memiliki kelurahan terutama di desa yang terletak di ibu kota
kabupaten, hanya saja jika masih terjadi persoalan-persoalan diselasaikan dan dikaji lebih mendalam maka pemerintah kabupaten juga tidak harus gegabah.

"Pada dasarnya masyarakat tidak menolak desa ini menjadi kelurahan, namun masih banyak persoalan yang belum terselasaikan yang dikawatirkan merusak tatanan pada kehidupan di masyarakat," ujarnya. 

Sementara itu Anggota DPRD Kubu Raya lainnya, Usman Arrasyid menambahkan, pemerintah daerah terkesan memaksakan kehendak dan kepentingan sendiri, dengan wacana menjadikan Kelurahan Arang Limbung. 

Kebijakan ini bukan berdasarkan kepentingan dan keinginan masyarakat, terlebih saat ini desa Arang Limbung sedang mempersiapkan unuk dilakukan pemilihan kepala desa.  

Sebelumnya Desa Teluk Kapuas dan Desa Arang Limbung di Kecamatan Sungai Raya tengah berproses menjadi kelurahan. Kedua desa ini juga nantinya tidak ikut serta mengikuti kepala desa (pilkades) serentak yang akan digelar tahun ini.

"Kalau Desa Teluk Kapuas memang belum waktunya dilaksanakan Pilkades, tapi desa ini juga termasuk dalam proses perubahan menjadi kelurahan," kata Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kubu Raya, Nursyam Ibrahim, belum lama ini.

Dalam proses perubahan status desa menjadi kecamatan telah dilakukan beberapa kali pertemuan dengan melibatkan perwakilan masyarakat, Badan Permusyarawatan Desa (BPD), dan kepala desa setempat.

"Saat ini persyaratannya sedang dilengkapkan namun persyaratan utama rekomendasi kepala desa sudah ada," ujar Nursyam. 

Ia menyebutkan, dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2017 tentang Perubahan Desa Menjadi Kelurahan, salah satu pasal menyatakan insiatif pembentukan kelurahan dapat dilakukan pemerintah daerah dengan mengedepankan proses dari bawah.

Sementara Kepala Desa Teluk Kapuas, Abdul Halim menyatakan siap jika desa yang ia pimpin berubah status menjadi kelurahan. 

"Baik aparatur desa maupun masyarakat siap dan sangat mendukung program pemerintah jika Desa Teluk Kapuas diubah statusnya menjadi kelurahan," kata Abdul Halim. (jek/ang)

Komentar