Langganan SP 2

Penggelapan Mobil, Satu Keluarga di Sungai Raya Diculik

Kubu Raya

Editor hendra anglink Dibaca : 236

Penggelapan Mobil, Satu Keluarga di Sungai Raya Diculik
DITANGKAP - Polisi menangkap dua pelaku penculikan terhadap satu keluarga di Sungai Raya. Pelaku berhasil dibekuk oleh anggota Jatanras Polresta Pontianak, Rabu (4/10) malam. (Abd/SP)
PONTIANAK, SP - Dua pelaku penculikan terhadap satu keluarga, di Jalan Ahmad Yani II, Komplek Cempaka Mas, Blok E 1 RT 001/RW 008, Kelurahan Teluk Kapuas, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, berhasil dibekuk oleh anggota Jatanras Polresta Pontianak, Rabu (4/10) malam. Kedua tersangka masing-masing berinisial JM dan EK.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Muhammad Husni Ramli menerangkan, korban penculikan yang dilakukan tersangka berjumlah empat orang.

Para korban ini bernama Sulismi, kemudian satu orang anaknya bernama Feni Herlisaputri (20), seorang menantunya bernama Lia natalia (30), dan satu orang cucunya bernama Yuan Erliandra (5) ikut disandera.

Korban tersebut diculik pada Selasa (3/10), sekitar pukul 23.00 WIB. Modus penculikan tersebut yakni, seorang pelaku inisial JM menyamar sebagai polisi. Untuk meyakinkan korban, JM pun membuat surat perintah polisi palsu, dan menunjukkan kepada korban.

"Pelaku JM mengaku sebagai polisi, dia menyuruh korban satu keluarga itu masuk ke dalam mobil dengan alasan mau dibawa ke Poltabes Pontianak," kata Husni menceritakan kronologi, modus penculikan yang dilakukan dua tersangka tersebut, Kamis (5/10).

Korban percaya, lalu masuk ke mobil pelaku. Saat di dalam mobil, para korban satu persatu matanya ditutup kain. Mulutnya di lakban. Pelaku membawa korban ke suatu tempat.

Setiba di tempat tersebut, pelaku meminta kepada korban (Sulismi) untuk memberi informasi keberadaan suaminya, Koko. Namun, korban mengaku kepada pelaku, bahwa dia tak tahu di mana Koko berada.

Pelaku pun kesal atas jawaban korban. Lantas pelaku emosi dan memukul pipi dan bibir korban, Sulismi itu.

Rabu (4/10), sekitar pukul 4.00 WIB, korban dibawa pergi. Sampai di Jalan Ahmad Yani II, korban diturunkan dan disuruh mencari Koko.

Sementara anak perempuan korban dan seorang cucunya (Lia, Feni dan Yuwan), dibawa para pelaku ke kamar Vila Kapuas Darma untuk disekap. Sekira pukul 10.00 WIB, para pelaku kembali membawa korban (Sulismi) menggunakan mobil.

Korban yang ditutup matanya oleh pelaku, kembali diajak mutar-mutar jalan. Sampai di Wonodadi I, Jalan Ahmad Yani II, korban dimasukkan ke dalam kamar kosong dengan kondisi mata korban masih ditutup kain.

Tak lama berselang, pelaku kembali membawa korban menggunakan mobil. Sampai di sebuah masjid Komplek BTN Teluk Mulus Sungai Raya, korban pun diturunkan  lagi. Sementara dua pelaku lari meninggalkan korban.

Dari situ kemudian korban pulang ke rumahnya. Sekitar pukul 15.00, Rabu sore, korban membuat laporan ke Polresta Pontianak, atas peristiwa penculikan yang dialaminya sekeluarga.

Melalui laporan itu, anggota Jatanras bergegas melakukan penyelidikan memburu pelaku. Tak lama proses penyelidikan, anggota Jatanras mendapat informasi bahwa, tiga orang keluarga korban yang sebelumnya disembunyikan di Hotel Kapuas Darma sudah dipulangkan, dan ditinggalkan di Wonodadi I, Jalan Ayani II.

"Dari informasi itu, kami langsung melalukan penjemputan terhadap dua korban tersebut. Sampai di lokasi (Wonodadi I), kami langsung menggelar olah TKP di dua tempat, yakni di Wonodadi I dan di Hotel Kapuas Darma," kata Husni.

Setelah olah TKP di Kapuas Darma, didapat identitas pelaku beserta nomor polisi kendaraan yang digunakan pelaku yang terekam CCTV. Perburuan pun segera dilakukan.

Satu jam setelah olah TKP, anggota mendapat informasi bahwa mobil yang digunakan pelaku, sedang berada di terminal Sungai Durian, Kecamatan Sungai Raya, Kubu Raya.

"Sesampainya di lokasi, benar saja kendaraan itu sedang terparkir. Satu orang pelaku inisial JM pun sedang tertidur pulas di dalam mobil tersebut. Kondisi itu, dengan mudah satu pelaku inisal JM berhasil ditangkap," ungkap Husni.

Polisi melakukan pengembangan. Hasil interogasi di lapangan, JM mengaku dia ditemani satu temannya, inisial EK saat melakukan penculikan tersebut.

"Kemudian dari informasi itu, anggota pun kembali melakukan penangkapan terhadap EK di kediamannya, di Sungai Raya Kubu Raya," jelasnya.

Setelah berhasil meringkus kedua tersangka lalu kedua tersangka digelandang menuju ke Polresta untuk diproses lebih lanjut.

Hasil penyidikan sementara, motif penculikan yang dilakukan tersangka yakni, diduga masalah penggelapan mobil yang dilakukan oleh Koko yang tak lain adalah suami korban bernama Sulismi itu.

"Mobil milol teman pelaku diduga digelapkan saudara Koko. Dan selama ini Koko dinilai tidak bertanggungjawab atas penggelapan mobil tersebut," tutupnya. (abd/lis)