Langganan SP 2

Petani Kubu Raya Apresiasi Kinerja Bupati

Kubu Raya

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 89

Petani Kubu Raya Apresiasi Kinerja Bupati
Ilustrasi
KUBU RAYA, SP - Bupati Kubu Raya Rusman Rusman Ali bersama masyarakat Kecamatan Sungai Kakap mendiskusikan rencana pembangunan infrastruktur pertanian agar tepat sasaran.

"Kami ini masyarakat petani, yang sangat kami butuhkan adalah infrastruktur, karena dalam mengangkut hasil pertanian, kami membutuhkan jalan yang bagus," kata tokoh masyarakat Sungai Kakap, Ramli di Sungai Kakap, Jumat (6/10).

Ramli menyatakan bersyukur karena Pemkab Kubu Raya saat ini memiliki program pembangunan jalan pertanian. "Hal ini jelas akan membantu kami untuk mengangkut hasil panen," ujarnya.
Ia menilai pembangunan yang dilakukan oleh Pemkab Kubu Raya perlu dilanjutkan, terlebih infrastruktur dasar pelayanan pada masyarakat, yang memang masih banyak yang harus dibenahi.

Ramli yang kesehariannya sebagai petani, mengatakan bahwa sejak dipimpin Rusman Ali, Kubu Raya telah mengalami banyak perubahan kearah kemajuan. Pembangunan sudah jelas dan dapat dirasakan masyarakat.

Salah satunya Jalan Raya-Sungai Kakap, yang sejak dari zaman ke zaman, tidak pernah bagus. Sejak Rusman Ali memimpin Kubu Raya, tambahnya, masyarakat dapat menikmati infrastruktur yang bagus seperti sekarang ini.

Hal yang sama juga diutarakan oleh Bachtiar. Ia menyatakan bahwa masyarakat Parit Wa`Gatak Kecamatan Sungai Kakap, sengaja mengundang Rusman Ali untuk menyampaikan terima kasih atas pembangunan yang telah mereka rasakan sangat jauh berbeda dari sebelum-sebelumnya.

Sementara itu, Bupati Kubu Raya, Rusman Ali menyatakan, tahun ini berencana melakukan pembangunan jalan tani, sehingga dengan diskusi bersama masyarakat, diharapkan dapat disepakati lokasinya agar tepat sasaran.

"Saya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan masyarakat. Pembangunan memang memerlukan kesepahaman antara pemerintah dan masyarakat," kata Rusman Ali.
Dengan adanya masukan dari warga tersebut tentu pembangunan yang akan dilakukan nanti bisa menyentuh langsung kepentingan masyarakat.

"Jadi, tidak ada lagi yang nanti mengatakan bahwa pembangunan tidak tepat sasaran. Karena kita membangun juga berdasarkan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat," tuturnya. (jek/ant/ang)