Pendukung Rusman Ali Diklaim Pindah ke Werry-Nasir

Kubu Raya

Editor Andrie P Putra Dibaca : 504

Pendukung Rusman Ali Diklaim Pindah ke Werry-Nasir
Pasangan Werry-Nasir
KUBU RAYA, SP – Kabar Rusman Ali yang tidak lagi mencalonkan diri di pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kubu Raya tahun 2018 mendatang disambut baik bakal calon dari jalur perseorangan, Ir H Werry Syahrial dan Ustaz HM Nasir Maksudi.

“Saya merasa bangga dan bersyukur, serta mengucapkan terima kasih kepada para pendukung Pak Rusman Ali yang menyatakan akan mendukung kami dalam Pilkada nanti,” kata Werry, Jumat (17/11).

Menurut dia, dukungan tersebut akan disambut baik. Dan memang telah menjadi hak masyarakat untuk menyatakan dukungannya kepada siapa.

Werry mengklaim, dukungan kepadanya semakin bertambah. Hal ini tentulah memperkuat potensi kemenanganya pada saat pemungutan suara pada Juni 2018. 

“Kami telah memiliki modal dukungan sebanyak 120 ribu e-KTP. Alhamdulillah, hampir semua lapisan masyarakat menyatakan dukungannya kepada kami,” yakinnya.

Programnya dalam memimpin adalah bagaimana mensejahterakan rakyat dengan membuat desa sejahtera. Untuk itu dia akan menggalang dukungan hingga ke akar rumput.

“Program ini mendapat simpati semua kalangan masyarakat. Dukungan pun mengalir terus dari beberapa tokoh masyarakat, agama, adat, hingga akar rumput,” ucapnya.

Werry menegaskan, dia bersama HM Nasir Maksudi telah menjadi satu paket dan tak terpisahkan dan disebutnya sebagai pasangan Bhineka Tunggal Ika.

“Selain ingin mengabdi kepada masyarakat, kami juga bertekad mewujudkan perubahan di segala bidang dan peningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.

Pasangan Werry-Nasir yakni mampu mewujudkan Visi dan Misi mereka yakni mewujudkan desa sejahtera menuju desa mandiri.

Adalah pembangunan inprastruktur besar-besaran yang dimulai dari desa menjadi program priotitasnya. Sebab menurutnya, tanpa inprastruktur mustahil ekonomi masyarakat dapat terdongkrak dengan baik.

Namun tak kalah penting, Werry-Nasir juga meletakkan pusat pemerintahan dengan benar dan berdasarkan amanah undang-undang saat terbentuknya Kabupaten Kubu Raya.

Dia menilai, mustahil pembangunan seperti perkantoran pemerintahan akan dapat terbangun bila hingga saat ini titik nol pusat pemerintahan tidak diketahui. Terlebih tidak sesuai dengan amanah undang-undang yang telah ditetapkan.

“Bagaimana dapat menata dengan baik bila tata ruang saja tidak diketahui di mana pusat pemerintahannya,” jelasnya.

Dengan ditetapkannya pusat pemerintahan, Werry yakin dapat membangun perkantoran pemerintahan sendiri. Baik itu kantor instansi, Polres, Kodim, Pengadilan, Kejaksaan, bahkan pembangunan Islamic Centre.

Bahkan ia telah menyiapkan dan menghibahkan lahan untuk pembangunan pusat-pusat pelayanan tersebut.

Sejauh ini, berbagai berbagai elemen masyarakat telah menyatakan dukungannya. Baik itu dari berbagai suku maupun tokoh agama dan alim ulama. Ada juga para asosiasi pertanian serta nelayanan; Ormas kepemudaan hingga sebagian besar perkumpulan silat.

“Semuanya berharap Werry-Nasir dapat melanjutkan kembali estapet pembangunan di Kubu Raya,” tuturnya.

Dukungan lain disebut juga datang dari Raja Mempawah Mardan Adiwijaya; Raja Kubu Sy Syahril; Raja Tayan Gusti Yusri; Raja Sintang yang diwakili H Halim Har; dan Raja Landak.  Saat ini, sebagian raja-raja di Kalbar ini hadir dan turut mendeklarasikan pasangan Werry-Nasir.

Tidak hanya itu, tenyata Werry-Nasir juga mendapat dukungan dua partai politik: Partai Garuda dan PPP. “Kepada partai-partai lain mari bergangung untuk mewujudkan Kubu Raya ke arah lebih baik,” tutupnya. (lam/ang/bis)