Sekda Kubu Raya: Penyerapan Dana Desa Lemah

Kubu Raya

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 272

Sekda Kubu Raya: Penyerapan Dana Desa Lemah
Ilustrasi. Net
KUBU RAYA, SP – Pelaksana Tugas (Plt) Skretaris Daerah (Sekda) Kubu Raya, Oedang Prasetyo meminta seluruh kepala desa lebih mengaktifkan koordinasi dengan pemerintah daerah sertah kejaksaan terkait penggunaan dana desa.

Menurut dia, hal tersebut, penting dilakukan agar program dana desa dapat berjalan baik dan pemerintah desa tidak tersandung hukum.

Sebagaimana diketahui, saat dikucurkan, dana desa menjadi primadona. Dengan anggaran senilah lebih dari Rp1 miliar tiap desa tentu diharap dapat mempercepat pembangunan. Namun belakangan, muncul persoalan lemahnya penyerapan, yang disinyalir akibat kehati-hatian pemerintah desa dalam pengalokasian. 

Kehawatiran pemerintah pun terlihat saat seluruh aparat penegak hukum dikerahkan untuk melakukan pengawasan secara ketat pelaksanaan dana desa.
Bahkan, khusus di Kabupaten Kubu Raya, pihak kejaksaan sengaja dilibatkan untuk mencegah terjadi penyimpangan.

“Pihak Kejaksaan sudah memberikan sosialisasi penggunan dana desa ke para Kades di Kubu Raya secara rutin,” kata Oedang.

Menurutnya, penggunaan dana desa memang harus dilakukan secara optimal dan dengan cara yang benar, sesuai kebutuhan masing-masing desa. 

"Hal itu perlu diperhatikan agar tidak terjadi penyimpangan. Penggunaan dana desa juga harus sesuai dengan Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa," jelasnya.

Kewenangan besar yang diberikan kepada Kades dalam pengelolaan dana desa harus bisa dilaksanakan dengan amanah dalam koridor yang berlaku.

"Aturan administrasi harus menjadi dasar dalam menggunakan anggaran. Supaya dana desa yang diberikan tidak salah dalam pelaksanaannya," tutupnya. (abd/ang)