Pendapatan Pajak Kubu Raya Mengembirakan

Kubu Raya

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 386

Pendapatan Pajak Kubu Raya Mengembirakan
TINJAU - Bupati Kubu Raya Rusman Ali dampingi Kepala BPPRD Supriaji meninjau pelayanan program pembebasan piutang pajak yang digelar BPPRD Kubu Raya awal November 2017 silam. Dalam rilis yang digelar kemarin, capaian pajak dan restribusi daerah telah men

Tahun Depat Pembangunan Tower Dipungut Retribusi


Kepala BPPRD Kubu Raya, Supriaji
"Sampai Desember ini, realisasi pajak daerah yakni mencapai 126, 94 persen,"

KUBU RAYA, SP - Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kubu Raya merilis capaian pendapatan pajak daerah tersebut sepanjang tahun 2017, Sabtu (30/12) kemarin. Adapun capaian yang telah diperoleh selama satu tahun tersebut mencapai lebih dari Rp149 miliar.

Sumber pendapatan pajak daerah terdiri dari pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak reklame, pajak penerangan jalan, pajak pengambilan mineral bukan logam dan batuan, pajak parkir, pajak sarang burung walet, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Sementara pendapatan daerah sektor retribusi terdiri dari retribusi daerah, retribusi jasa umum, retribusi jasa usaha,  retribusi perizinan tertentu, dan retribusi hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan.

Kepala Bidang Pajak BPPRD Kubu Raya, Azmi mengklaim, capaian pajak tahun 2017 sangat menggembirakan. Khususnya pajak hotel yang meninggat sangat signifikan.

"Dari 11 komponen pajak dan retribusi daerah yang direalisasikan di tahun 2017 ini cukup menggembirakan. Untuk pajak hotel, kalau berkaca  di tahun 2016 yang ditargetkan 535 juta,  maka tahun 2017 ini bisa terealisasi 675 juta rupiah.  Artinya ada kenaikan yang cukup signifikan dari target awal," ungkapnya. 

Kepala BPPRD Kubu Raya, Supriaji menyatakan realisasi pajak daerah Kubu Raya tahun 2017 telah melebihi target yang telah ditentukan sebelumnya. "Sampai Desember ini, realisasi pajak daerah yakni mencapai 126, 94 persen," katanya.

Demikian pula realisasi retribusi daerah yang telah dipungut oleh enam SKPD. "Alhamdulillah untuk realisasi retribusi daerah tahun 2017 ini mencapai 141,28 persen, atau Rp10,89 Miliar dari target sebesar Rp7,71 miliar," ungkapnya. 

Dia menjelaskan, penerimaan retribusi daerah, tahun 2017 didominasi oleh jenis penerimaan retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB), yang mecapai 172,36 persen atau senilai Rp9,86 miliar. Sementara target awal retribusi IMB yakni Rp5,72 miliar. 

"Artinya pungutan retribusi IMB tahun 2017 juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan," pungkasnya.

Kepa Bidang Pengendalian, Perencanaan dan Evaluasi Dinas BPPRD, Gusmawan mengungkapkan, yang menjadi catatan dalam pendapatan pajak daerah tahun 2017 yakni di sektor retribusi pungutan menara telekomunikasi. Pasalnya, sepanjang tahun 2017 retribusi menara telekomunikasi belum dapat di realisasikan. 

"Realisasi ini nol persen. Ini dikarenakan belum ada payung hukumnya," kata dia.

Dia menjelaskan, hasil rapat koordinasi bersama bagian hukum di Kominfo beberapa waktu lalu, telah dipaparkan bahwa, untuk payung hukum terkait dengan retribusi menara telekomunikasi memang harus konsultasi dengan pemerintah provinsi dan Kementerian Dalam Negeri.

"Dan di tahun 2018 ini payung hukum itu akan disahkan. Sehingga provider harus melaksanakan kewajibannya terkait pajak retibusi," tutupnya.

Bupati Apresiasi Kinerja BPPRD


Bupati Kubu Raya, Rusman Ali megapresiasi kinerja Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kubu Raya, yang telah berhasil meningkatkan pendapatan daerah Kubu Raya dari sektor pajak dan retribusi. 

"Saya sangat mengapresiasi atas hasil yang sangat baik ini. Alhamdulillah cepaian ini karena kerja keras teman-teman semuanya yang bekerja keras menyusuri segala sumber-sumber pajak dan piutang-piutang pajak. Tahun ini pendapatan pajak kita sangat baik dan melebihi target," kata Rusman Ali, kemarin.

Menurutnya, capaian realisasi pendapatan daerah sektor pajak dan retribusi yang mampu melampaui target tersebut tak terlepas dari pelayanan publik yang baik.

"Inovasi pelayanan yang mempermudah masyarakat tentu menjadi salah satu penunjang dalam mencapai target pendapatan daerah sektor pajak dan retribusi. Mudah-mudahan tahun 2018 ini capaian pendapatan pajak dan retribusi Kabupaten Kubu Raya dapat semakin digenjot," pungkasnya. (abd/ang)