Gebyar Kuda Lumping, Upaya Pelestarian Seni dan Budaya

Kubu Raya

Editor Andrie P Putra Dibaca : 91

Gebyar Kuda Lumping, Upaya Pelestarian Seni dan Budaya
KUDA LUMPING - Kesenian Kuda Lumping,Selasa (2/1). (SP/Jaka)
KUBU RAYA, SP - Paguyuban Bangun Trisno Desa Rasau Jaya III, menggelar acara Gebyar Kuda Lumping se-Kabupaten Kubu Raya, di Desa Rasau Jaya III, Kecamatan Rasau Jaya, Selasa (2/1) malam.  

Kegiatan ini dilaksanakan secara berkolaborasi antara etnis Jawa dan Madura yang dimainkan oleh Komunitas Kuda Lumping Bangun Trisno.

Dihadiri  Ketua Paguyuban Jawa  Kalbar, Sadimo, Ketua Paguyuban Jawa Kubu Raya, Sujiwo, Kepala Desa Rasau Jaya III, Iin Sumirat, tokoh masyarakat, agama setempat dan disaksikan oleh ratusan warga setempat dan sekitarnya.

Ketua Panitia, Marsio, kegiatan ini dalam rangka tahun baru 2018, dengan tema menjunjung tinggi kebersamaan untuk membangun negeri melalui seni dan budaya. 

"Kegiatan ini juga bertujuan menjalin silaturahmi serta  melestarikan seni budaya peninggalan nenek moyang kita. Kalau tidak kita yang melestarikan seni dan budaya ini siapa lagi," ujar Marsio. 

Kepala Desa Rasau Jaya III, IIn Sumirat, membangun daerah ini tidak hanya di satu sisi saja namun banyak hal yang dilakukan. Seni dan budaya juga mempunyai andil untuk turut membangun daerah.

"Mari kita sama-sama membangun daerah kita melalui seni dan budaya termasuk seni dan budaya kuda lumping. Budaya kuda lumping harus bisa terus kita lestarikan," ujarnya. (jek)