Pilkada KKR Tolak Politik Uang

Kubu Raya

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 215

Pilkada KKR Tolak Politik Uang
DEKLARASI – Tiga pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kubu Raya menghadiri Deklarasi Tolak Politik Uang dan Politisasi SARA, di Hotel Gardenia, Sungai Raya, Rabu (14/2). Mereka komitmen menjadikan Pilkada Kubu Raya aman dan damai. (SP/Abdul)

Wujudkan Pesta Demokrasi Aman dan Damai


Muda Mahendrawan, Calon Bupati Kubu Raya
"Mudah-mudahan deklarsi ini tidak hanya formalitas. Tetapi dipertanggungjawabkan semua yang mendeklarasikannya,"

KUBU RAYA, SP - Ketiga pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kubu Raya berkomitmen menolak politik uang serta melawan politisasi suku, agama dan ras (SARA). Selain itu, mereka juga bersepakat untuk menjadikan Pilkada Kubu Raya 2018 aman dan damai. 

Komitmen tersebut tertuang melalui deklarasi yang diinisiasi Panwaslu Kubu Raya, di gelar di Hotel Gardenia, Rabu (14/2).  

Salah satu calon bupati, Muda Mahendrawan berharap deklarasi tersebur bukan hanya sekadar acara seremonial. 

"Mudah-mudahan deklarsi ini tidak hanya formalitas. Tetapi dipertanggungjawabkan semua yang mendeklarasikannya," kata Muda.

Zaman keterbukaan informasi yang kini dirasakan harus dimanfaatkan untuk menilai hal-hal yang bersifat baik dan membangun. "Ini era keterbukaan. Masyarakat harus dapat menilai mana yang baik dan yang tidak," ucapnya. 

Muda harapkan proses Pilkada dapat semakin mendewasakan maysarakat dalam berpolitik. "Sudah harusnya masyarakat matang dalam berpolitik," ujarnya.

Calon bupati Werry Sahrial sepakat untuk menjadikan Pilkada Kubu Raya bebas dari praktik politisasi SARA, dan politik uang.

"Bagus sekali (Deklarasi Damai). Mudah-mudahan ini bukan hanya peserta yang melakukan deklarasi damai. Tetapi masyarakat juga harus tau, soal aturan-aturan (Pilkada) ini. Deklarasi ini bagus,"kata Werry singkat.

Sementara itu calon bupati lain Hamza Tawil mengapresiasi kegiatan deklarasi tolak politik uang, dan tolak politisasi SARA di Pilkada Kubu Raya yang diinisasi oleh Panwaslu.

"Kami pasangan Hamza-Kohim memberikan Apresiasi kegiatan deklarasi yang dilakukan oleh Panwaslu Kubu Raya ini. Mudah-mudahan uni bukan sekadar deklarasi seremonial,” tuturnya.

Berikan Sanksi Tegas 


Ketua Panwaslu Kubu Raya, Ahmad Darwis mengatakan, kegiatan Deklarasi Tolak Politik Uang dan Politisasi SARA yang diikuti tiga paslon Bupati dan Wakil Bupati Kubu Raya, serta para pimpinan partai pengusung adalah langkah pencegahan dini antisipasi penyimpangan di Pilkada Kubu Raya 2018. 

Dia pun menegaskan setiap kandidat harus taat dengan aturan-aturan main di setiap tahapan Pilkada tersebut. "Para calon tidak bisa melakukan kampanye sesuka hati. Karena, ada rambu-rambu yang berupa aturan, yang harua ditaati," katanya.

Soal praktik politik uang tentu Panwaslu akan melakukan pengawasan semaksimal mungkin agar hal itu tidak terjadi. "Kalau ada calon yang melakukan politik uang dan hal itu bisa dibuktikan, tentu akan di beri sanksi tegas pembatalan sebagai calon bisa diberikan," tegasnya.

Oleh sebab itu, dia pun meminta semua pihak, agar bersama-sama mengawal Pilkada Kubu Raya supaya berjalan dengan bersih, aman dan kondusif. (abd/ang)