Mahasiswa Kedokteran Ikatan Dinas Pertanyakan Rincian Biaya Kuliah

Kubu Raya

Editor Andrie P Putra Dibaca : 222

Mahasiswa Kedokteran Ikatan Dinas Pertanyakan Rincian Biaya Kuliah
Makmur di Kantor DPRD Kubu Raya. (SP/Jaka)
KUBU RAYA, SP - Mahasiswa Kedokteran Universitas Tanjungpura, asal Kubu Raya yang dibiayai oleh APBD Kubu Raya, atau mahasiswa ikatan dinas, Makmur (21) mendatangi DPRD Kubu Raya,  mempertanyakan rincian biaya kuliah yang telah diberikan oleh Pemkab Kubu Raya kepada Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura, Jumat (2/3).

Kedatangan Makmur diterima langsung oleh Komisi IV DPRD Kubu Raya. Makmur menjelaskan kedatangannya untuk mempertanyakan dan mengklarifikasi beasiswa yang ia dapat dari pemerintah daerah.

Ada tiga orang mahasiswa asal Kubu Raya yang kuliah di Fakultas Kedokteran Untan yang mendapatkan beasiswa ikatan dinas dari Pemerintah Kabupaten Kubu Raya.

"Total beasiswa itu sebesar Rp1 miliar  untuk tiga orang sampai kami selesai kuliah," kata Makmur.

Dari total Rp1 miliar itu kata dia, maka masing-masing mahasiswa mendapatkan lebih dari Rp330 juta, biaya ini tidak diterima langsung melainkan dibiayai dari pemerintah daerah ke Universitas Tanjungpura.

"Untuk itu kami datang ke sini untuk hanya mengklarifikasi uang Rp330 juta itu dialokasikan ke mana saja," ujarnya. 

Sedangkan kata dia, biaya kuliah untuk satu semester sebesar Rp10 juta, maka selama 12 semester total  biaya yang diberikan pemerintah kepada pihak Fakultas kedokteran Untan sebesar sekitar Rp120 juta.

"Jika dihitung-hitung selama 12 semster, totalnya Rp120 juta, jadi sisanya kemana?. Kami sudah tanyakan ke Sekda katanya beasiswa ini sudah disetor ke Dinas Pendidikannya," kata dia.

Ia berharap melalui DPRD Kubu Raya, medapatkan perincian biaya yang telah dipertanyakan ini, pasalnya selama ini mahasiswa kedokteran yang telah dibiayai oleh Pemda melalui APBD ini tidak pernah mendapatkan rincian. Bahkan untuk keperluan kuliah lainnya mereka harus merogoh kocek sendiri. (jek)