Bupati Turun Tangan Urus Parkir Liar Transmart, Pihak-pihak Terkait Segera Dipertemukan

Kubu Raya

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 124

Bupati Turun Tangan Urus Parkir Liar Transmart, Pihak-pihak Terkait Segera Dipertemukan
PARKIR LIAR – Parkir liar di seberang pusat perbelanjaan Transmart masih dilakukan oleh oknum warga setempat. Padahal Bupati Kubu Raya Rusman Ali secara tegas telah melarang adanya parkir di Jalan Arteri Supadio tersebut. (SP/Abdul)
Bupati Kubu Raya, Rusman Ali
"Transmart akan saya pangil. Kita akan meminta mereka menyediakan lahan parkir di dalam. Ndak boleh parkir di tempat orang lain. Apalagi di pinggir jalan,"

KUBU RAYA, SP – Sejak pertamakali dibuka, pusat perbelanjaan terbesar di Kubu Raya, Transmart, menuai permasalahan baru. Munculnya parkir-parkir liar di Jalan Arteri Supadio membuat jalur menuju Bandara Internasional Supadio tersebut tampak semrawut.

Selain itu, pengaturan  parkir yang kerap sampai ke badan jalan juga sangat menganggu arus lalu lintas. Tak ayal, jika pada akhir pekan, dengan meningkatnya jumlah pengunjung, menyebabkan kemacetan di jalan protokol tersebut.   

Bupati Kubu Raya Rusman Ali dengan tegas telah mengatakan, parkir liar yang berada di Jalan Arteri Supadi, tepatnya di depan Transmart jelas menyalahi aturan.

Karena itu, dalam waktu dekat dia akan memanggil menejemen Transmart dan dinas terkait untuk membahas teknis penataan parkir di areal kawasan perbelanjaan tersebut.

"Transmart akan saya pangil. Kita akan meminta mereka menyediakan lahan parkir di dalam. Ndak boleh parkir di tempat orang lain. Apalagi di pinggir jalan," kata Rusman, Senin (12/3).

Menurut dia, selain dari sisi estetika, parkir liar tersebut memunculkan stigma kesemrawutan dan kekumuhan. Apalagi lahan parkir liar yang digunakan oleh oknum-oknum tertentu tersebut merupakan jalan protokol lintas kabupaten, yang mestinya tertata dengan baik. 

Selain itu, Rusman juga akan meminta Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kubu Raya untuk mengatasi kesemrawutan parkir liar yang berada di aeal Transmart.

"Insyaalah kita suruh masuk semua parkir motor yang di luar. Kita akan selesaikan persoalan parkir ini," ucapnya. 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kubu Raya, Damhuri menambahkan, belum lama ini pihaknya sudah bertemu dengan manajemen Transmart. 

Pertemuan itu kata dia membicarakan komitmen Transmart dalam penyediaan lahan parkir, supaya ke depan tidak akan ada lagi parkir pengunjung yang berada luar atau di pinggir jalan. 

"Pihak Transmart sudah kita minta menambah lahan areal parkirnya. Supaya semua motor pengunjung, parkir di dalam. Manajemen Transmart menyatakan siap untuk menata persoalan parkir ini," katanya. 

Dia pun menegaskan, parkir di sepanjang Jalan Ateri Supadio tidak boleh ada. Termasuk parkir liar di depan Transmart tersebut. 

"Kita kasi batas waktu akhir Maret ini parkir yang di luar itu harus dibersihkan. Kalau tidak,  maka kita lakukan tindakan," pungkasnya. 

Sebelumnya, pihak kepolisian bersama Forum Lalu Lintas, melarang penggunaan ruas jalan yang dipakai sebagai lahan parkir liar di area pusat perbelanjaan Transmart Kubu Raya.

Hal itu merupakan salah satu hasil pertemuan Forum Lalu lintas yang membahas terkait dampak trouble spot bidang lantas akibat operasional pusat Transmart di Kubu Raya, Kabupaten Kubu Raya, Rabu (14/2).

Dirlantas Polda Kalbar, Kombes Pol Nanang Masbudi, mengatakan, pihak Satlantas bersama Dishub akan memasang trafic cone dan police line untuk menghalau parkir-parkir liar yang ada.

“Kita dudukin dulu, sebelum didudukin sama orang yang markir liar,” tuturnya.

Pertemuan tersebut dilaksanakan untuk membahas terkait membludaknya animo masyarakat sejak dibukanya pusat perbelanjaan tersebut, hingga mengakibatkan kemacetan dan munculnya parkir-parkir liar yang memakan badan jalan di area Transmart Kubu Raya.

Sejak pertama dibuka, dia menyampaikan bahwa animo masyarakat berdasarkan data statistik pihak Transmart, jumlah pengunjung mencapai angka 150 ribu setiap harinya. “Artinya itu seperempat warga Pontianak,” katanya.

Kapasitas Tak Optimal


Dirlantas Polda Kalbar, Kombes Pol Nanang Masbudi, menyebutkan munculnya parkir liar di area Transmart Kubu Raya lantaran kapasitas parkir yang belum optimal. 

Munculnya  parkir liar tersebut akhirnya memicu kemacetan di jam dan hari tertentu. Nanang Masbudi mengatakan, untuk mencegah kemacetan, ada beberapa solusi yang telah dibuat berdasarkan kesepakatan bersama dengan pihak terkait.

"Salah satunya yaitu kita meminta pihak Transmart agar mengoptimalkan manajemen parkir. Supaya tempat parkir yang dimiliki pihak Transmart dapat di gunakan se-efektif mungkin," katanya belum lama ini.

Sementara untuk mengurai kemacetan, pihaknya akan terus melakukan mekanisme buka tutup pada lahan parkir yang ada, dengan melakukan mobilisasi parkir sesuai dengan lokasi yang kosong. “Kalau dalamnya penuh, ada yang keluar kosong, masukkin lagi,” pungkasnya. (abd/ang)