Rusman Ali Perintahkan Jajaran Awasi Distribusi BBM dan Gas Melon

Kubu Raya

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 95

Rusman Ali Perintahkan Jajaran Awasi Distribusi BBM dan Gas Melon
Ilustrasi. Net
KUBU RAYA, SP - Bupati Kubu Raya Rusman Ali memerintahkan seluruh jajarannya untuk senantiasa melakukan pengawasan pada penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) serta tabung gas elpiji tiga kilogram di daerah terpencil di seantero Kabupaten Kubu Raya. 

Langkah itu penting menyusul adanya laporan tentang lonjakan harga BBM dan tabung gas melon di sejumlah daerah di Kubu Raya.

“Jangan ada daerah terpencil terjadi kelangkaan BBM maupun elpiji,” kata Rusman, kemarin.

Tak hanya itu, Rusman berpendapat, Dinas Koperasi dan Perdagangan serta Dinas Perikanan harus melihat proses penyaluran yang sebenarnya di lapangan. Itu penting agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di lapangan terutama penyimpangan.

“Seperti yang beberapa bulan lalu kita luncurkan BBM satu harga ke daerah terpencil,” tuturnya.

Bahkan, mantan anggota DPR RI ini mengajak semua elemen masyarakat di kawasan pesisir Kubu Raya. Untuk ikut membantu Pemerintah Kubu Raya melakukan pengawasan di lapangan.

“Kalau ada hal-hal yang mencurigakan segera laporkan ke kami supaya cepat ditindaklanjuti. Kami luncurkan itu, supaya BBM dan elpiji di daerah terpencil tepat sasaran,” ulasnya.

Sementara itu, disinggung ihwal tabung gas melon yang dijual melebihi harga eceran tertinggi (HET), dia mengharapkan Dinas Perdagangan untuk segera mengatasi masalah tersebut.

“Terutama mengatasi lonjakan harga. Kalau ada permainan di lapangan terutama agen segera laporkan. Jangan sampai menyengsarakan masyarakat,” tegasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kubu Raya membentuk Tim Sub Penyalur BBM Bersubsidi untuk daerah terpencil. Dalam penyaluran BBM bersubsidi tersebut Pemerintah Kubu Raya sekaligus mengatur soal kapal pengangkutnya.

"Saya berharap para penyalur BBM bersubsidi yang telah dibentuk tersebut taat pada HET yang telah disepakati. Jika harga ini dijual tak sesuai HET, maka bisa ditangkap oleh aparat dan bisa dipidana," kata Rusman.

Untuk itu dia meminta kepada Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian melalukan pengawasan ketat terhadap tim penyalur yang telah ditunjuk tersebut.

"Saya minta aturan harga ini ditaati. Saya yakin dengan adanya tim penyaluran BBM ini, harga BBM di daerah terpencil bisa stabil," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi Usaha Mikro dan Perindustrian Kubu Raya, Nora Sari Arani membenarkan bahwa pihaknya sudah membentuk tim Sub Penyalur BBM Bersubsidi untuk daerah terpencil.

"Dalam penyaluran BBM Bersubsidi tersebut, pemerintah Kabupaten Kubu Raya juga sekaligus mengatur soal kapal pengangkutnya," kata Nora.

Dia mengatakan, pembentukan tim penyalur BBM bersubsidi beserta kapal angkutnya ke daerah terpencil yang dilakukan oleh pihaknya yakni guna memberikan kepastian keseragaman harga kepada masyarakat. (abd/ang)