Skadron Udara I Elang Khatulistwa Perbanyak Latihan Terbang Malam

Kubu Raya

Editor K Balasa Dibaca : 234

Skadron Udara I Elang Khatulistwa Perbanyak Latihan Terbang Malam
Skadron Udara I Elang Khatulistiwa. (ist)
PONTIANAK, SP - Skadron Udara (Skadud) 1 Elang Khatulistiwa Pangkalan TNI AU (Lanud) Supadio, akan memperbanyak latihan terbang malam. Latihan terbang yang diperuntukan bagi para awak pesawat tempur Hawk 100/200 ini, bertujuan meningkatkan kemampuan dan profesionalisme. 

Meningkatnya volume terbang malam bagi para penerbang Skadud I, disampaikan langsung oleh Komandan Skadron (Danskadud) I Elang Khatulistiwa, Letkol Pnb Supriyanto, saat menjadi inspektur upacara bendera di Main Apron Lanud Supadio, Senin (7/5). 

“Tahun ini siklus latihan terbang malam diperbanyak disbanding tahun-tahun sebelumnya.  Direncanakan akan dilaksanakan setiap bulan, di mana sebelumnya hanya dilakukan dua kali dalam setahun,” papar Letkol Pnb Supriyanto.

Menurut Danskadud yang baru saja dilantik ini, kebijakan memperbanyak latihan terbang malam, karena kegiatan tersebut sangat penting bagi peningkatan professionalitas anggota Skadud 1. Baik itu penerbang maupun ground crew.

Diharapkan, dengan banyaknya latihan terbang malam, maka para penerbang si burung besi tempur kebanggaan masyarakat Kalbar ini, bisa selalu siap dalam setiap keadaan.

“Untuk itu, kami mohon doa dan dukungannya, agar latihan terbang malam ini dapat terlaksana dengan lancer dan aman,” papar Danskadud 1.
 
Upacara bendera yang dilaksanakan oleh jajaran Lanud Supadio, diikuti oleh segenap prajurit beserta Insub dan Aparatus Sipil Negara (ASN). Ucapara yang dipimpin oleh Danskadud 1 tersebut, dikomandani oleh Kapten Lek Hariawan, sementara pelaksana upacara adalah Dinas Khusus. 

Selain menjelaskan tentang meningkatnya latihan terbang malam, Letkol Pnb Supriyanto juga mengingatkan bahwa tidak lama lagi umat Islam akan memasuki bulan Puasa Ramadan.  Untuk itu, bagi Satuan Kerja (Satker) dan personel di jajaran Lanud bisa mengatur dan mengantisipasi semua kegiatan-kegiatan yang menjadi tugas pokok masing-masing.

“Untuk Program Kerja (Progja) pada semester satu yang belum teralisasi, agar segera dilaksakan sebelum bulan puasa tiba. Karena, di bulan puasa seyogyanya kita meminimalis semua kegiatan, agar ibadah puasa dapat dilaksanakan dengan khusuk,” ujarnya.

Menyinggung masalah berlalu lintas, Danskadud 1 menekankan kepada setiap anggota dan keluarga, agar selalu berhati-hati dalam berkendara, baik itu di jalan umum maupun di komplek.

Ia mengakui, masih melihat melihat beberapa anggota dan keluarga yang berkendara di komplek dengan kecapatan di atas batas maksimum. Padahal sudah ada rambu-rambu peringatan yang dipasang oleh Satpomau. 

“Untuk itu, saya mengimbau, agar rambu-rambu tersebut dapat dipatuhi. Bila dilaksanakan tentunya dapat menyelamatkan jiwa kita maupun orang lain,” pungkasnya. (mul)