Pemkab Kubu Raya Buka Lelang Jabatan Sekda, Rusman Ali Jamin Transparansi

Kubu Raya

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 341

Pemkab Kubu Raya Buka Lelang Jabatan Sekda, Rusman Ali Jamin Transparansi
MENYERAHKAN - Bupati Kubu Raya, Rusman Ali saat menyerahkan surat keputusan Pj Sekda Kubu Raya kepada Odang Prasetyo. Pemkab Kubu Raya secara resmi membuka lelang jabatan Sekda, Staf Ahli, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, serta Kepala Dinas Perhubunga
Bupati Kubu Raya, Rusman Ali
"Dengan sistem lelang jabatan ini, tentu kesempatan berkarier menempati jabatan pratama di lingkungan pemerintah Kabupaten Kubu Raya, akan terbuka seluas-luasnya bagi seluruh ASN."

KUBU RAYA, SP - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya resmi membuka lelang jabatan, untuk menempati posisi Sekretaris Daerah (Sekda) Kubu Raya .Pendaftaran lelang jabatan tersebut dibuka sejak Senin (7/5) lalu, hingga  Rabu, (23/5) mendatang. 

Selain menggelar lelang jabatan Sekda, Pemkab Kubu Raya juga menggelar lelang jabatan, untuk menempati posisi Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diantaranya, Staf Ahli, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, serta Kepala Dinas Perhubungan.

Bupati Kubu Raya, Rusman Ali menjelaskan, khusus untuk lelang jabatan kepala OPD,  hanya di buka untuk ASN di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Kubu Raya yang memenuhi persyaratan. Sementara, lelang jabatan sekda akan di buka untuk seluruh ASN di lingkungan pemerintah Provinsi Kalbar yang dinyatakan memenuhi persyaratan sesuai dengan golongan kepangkatan sebagaimana yang telah diatur.

Rusman Ali menjamin soal transparansi dan profesionalitas dalam rekrutmen pejabat eseolan II di lingkungan kabupaten Kubu Raya, yang menggunakan sistem lelang jabatan tersebut.

"Dengan sistem lelang jabatan ini, tentu kesempatan berkarir menempati jabatan pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, akan terbuka seluas-luasnya bagi seluruh ASN," kata Rusman Ali belum lama ini 

Menurut Rusman Ali, proses seleksi rekrutment pejabat eselon II dengan sistem lelang jabatan tentu mengedepankan kompetisi yang sehat dan ketat.

"Semua peserta akan bersiang dengan mengedepankan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mereka miliki masing-masing," katanya.

Rusman Ali berharap, melalui lelang jabatan tersebut mampu melahirkan pejabat pratama yang berkualitas, memiliki kepribadian yang baik, mampu bekerja dibawah tekanan, serta memiliki inovasi dalam rangka melakukan reformasi birokrasi. 

"Kita membutuhkan pejabat yang bisa bekerja nyata. Bukan pejabat yang hanya bisa berhayal, bermimpi dan beretorika saja," tuturnya. 

Penjabat (Pj) Sekretaris Dareah Kubu Raya, Odang Prasetyo menjelaskan, tim Panitia Seleksi  (Pansel) lelang jabatan tersebut berjumlah lima orang. Tiga diantaranya merupakan akademisi dari Universitas Tanjungpura (UNTAN) Pontianak. 

"Sementara dua orang tim Pansel lainya diambil dari kalangan birokrat.  Persyaratan untuk menjadi peserta lelang jabatan untuk pejabat eselon II  yakni, setiap ASN minimal mempunyai golongan kepangkatan eselon III B atau eselon III A," jelasnya. 

Sementara untuk jabatan Sekda Kubu Raya, setiap ASN di seluruh Kalbar mempunyai peluang, dengan syarat untuk mengikuti seleksi, minimal mempunyai golongan kepagkatan eselon II D.

Pansel Harus Objektif dan Independen

Anggota Komisi I DPRD Kubu Raya, Ali Amin mengingatkan agar Pansel lelang jabatan, benar-benar objektif dan independen dalam melakukan seleksi rekrutmen pejabat pratama di lingkungan Kabupaten Kubu Raya. 

"Tim Pansel mesti menjamin independensi dan objektiftas dalam melakukan seleksi," kata Ali Amin.

Ali Amin, menegaskan, tim Pansel tidak boleh diintervensi oleh siapapun. Lelang jabatan mesti dilakukan secara terbuka, transparansi bukan hanya sekedar diumbar. Tapi harus benar-benar di laksanakan.

"Seringkali kita dengar, pembentukan Pansel pada lelang jabatan , hanya setingan. Sehingga, proses lelang jabatan yang seharusnya dilakukan secara tranparansi, menjadi seremonial. Kalau lelang sudah diatur untuk menciptakan kepentingan pemda, maka sudah tidak kredibel. Kita tidak ingin seperti itu. Maka, saya minta lelang jabatan yang dilakukan harus benar-benar transparan dan kredibel," katanya. (abd/jek)