Bappeda KKR Klaim Pembangunan Jalan Berkembang Pesat

Kubu Raya

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 140

Bappeda KKR Klaim Pembangunan Jalan Berkembang Pesat
JALAN POROS -Pembangunan jalan poros di Desa Durian, Kecamatan Ambawang, Kubu Raya. Kepala BappedaKubu Raya, Yusran Anizam mengklaim, pembangunan infrastruktur di Kubu Raya, khususnya jalan mengalami perkembangan yang sangat pesat, dalam kurun waktu hamp
KUBU RAYA, SP - Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kubu Raya, Yusran Anizam mengklaim, pembangunan infrastruktur di Kubu Raya, khususnya jalan mengalami perkembangan yang sangat pesat, dalam kurun waktu hampir lima tahun terakhir ini. 

"Bahkan, untuk jalan poros pembangunannya sudah hampir rampung. Hanya sekitar 400 an kilometer saja, yang belum selesai dibangun. Tetapi 2019 nanti, ditargetkan semuanya selesai dikerjakan," kata Yusran Anizam, Senin (14/5).

Menurut dia, selain jalan poros, jalan lintas kecamatan juga sudah tidak banyak lagi yang harus dikerjakan. Dengan adanya program imbal swadaya, diharapakan jalan-jalan kecamatan bisa segera tuntas dibangun.

Yusran memastikan, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya akan terus mengupayakan perbaikan infrastruktur. Karena, infrastruktur jalan adalah urat nadi pendukung perkembangan ekonomi masyarakat. 

"Kita sangat bersyukur dengan terbentuknya KKR. Karena setelah pemekaran, perkembangan pembangunan infrastruktur, terutama jalan terus berkembang pesat," ujarnya. 

Diakuinya, wilayah Kubu Raya memang cukup luas, dan daerahnya juga terpisah-pisah oleh sungai dan laut. 

"Jika diambil garis lurus, jalan poros yang ada di Kubu Raya panjanganya bisa mencapai, rute Pontianak Kapuas Hulu. Wilayah Kubu Raya ini kelihatan kecil. Tapi kalau kita inventarisir, jalan kabupaten itu cukup panjang," ungkapnya. 

Kondisi geografis yang semacam ini, tambah Yusran, menjadi tantangan dalam melakukan percepatan pembangunan. Terlebih,  anggaran pembangunan masih sangat terbatas. Oleh karena itu, pembangunan juga harus dilakukan secara bertahap. 

"Kondisi wilayah begitu luas, sementara anggaran pembangunan belum sebanding dengan rasio kebutuhan pembangunan. Namun, kita akan berusaha keras untuk melakukan upaya percepatan pembangunan. Mudah-mudahan tahun depan (2019), pembangunan jalan proros dapat dituntaskan," pungkasnya. (abd/jek)