Panik Dengar Info Bom, Penumpang Lion Air Cedera

Kubu Raya

Editor K Balasa Dibaca : 929

Panik Dengar Info Bom, Penumpang Lion Air Cedera
Kepanikan penumpang Lion Air. (ist)
KUBU RAYA, SP - Insiden kepanikan penumpang Lion Air JT 687 Penerbangan Pontianak-Jakarta, pada Senin (27/5) sore di Bandara Supadio, akibat adanya seorang penumpang yang diduga mengaku membawa bom kepada pramugari membuat sejumlah penumpang mengalami cedera. 

"Iya. Kalau tidak salah ada delapan orang yang cedera ringan. Tapi sudah ditangani di Rumah Sakit Lanud Supadio," kata  Kepala Dkvisi Operasional PT Angkasa Pura II, Kubu Raya, Bernard Munthe.

Bernard mengatakan, penumpang yang cedera tersebut karena saking paniknya, sehingga mereka berdesak-desakan untuk keluar dari dalam pesawat dengan cepat, karena ketakutan.

Bahkan, beberapa penumpang, ada yang nekat membuka pitu darurat untuk bisa segera keluar dari dalam pesawat.  

Kondisi tersebut pun katanya lantas segera direspon oleh pihak keamanan bandara. Seketika, kepanikan penumpang langsung diatasi. 

Seorang penumpang FN, yang tadinya diduga mengaku membawa bom kepada dua orang pramugari langsung diamankan untuk proses interogasi dan penggeledahan. 

Hasil interogasi, kemudian diketahui FN mahasiswa di sebuah perguruan tinggi negeri Pontianak asal Papua. 

"Sebetulnya dia tidak ada teriak (bawa bom). Di tasnya pun tidak ditemukan adanya Bom," kata Bernad.

Saat di interogasi lebih dalam, yang bersangkutan kata Bernad, berkilah hanya mengatakan kepada dua lramugari bahwa di dalam tasnya itu ada tiga unit laptop. 

"Dia mengaku meyampaikan itu dengan pelan-pelan kepada dua pramugari dengan logat Papua. Tentu kan beda. Saya tidak tau, apakah dua pramugari ini menangkap omongang penumpang ini dengan mendengar membawa bom, saya juga belum tahu," katanya. 

"Kita konfrontir, penumpang tersebut. Tetapi yang bersangkutan  tidak mengakui kalau dia bilang membawa bom," katanya. 

Karena itu, penumpang bernama FN ini, serta dua orang pramugari tersebut kini sedang diperiksa oleh Polresta Pontianak untuk dilakukan pendalaman, terkait dengan insiden tersebut.

"Penumpang ini, sudah diamankan pihak Polres. Kemudian pramugari dua orang juga diamankan," pungkasnya. (abd)