Jual Tiket Lebihi Harga Batas Atas, Izin Rute Maskapai Bisa Dicabut

Kubu Raya

Editor Indra W Dibaca : 207

Jual Tiket Lebihi Harga Batas Atas, Izin Rute Maskapai Bisa Dicabut
Teken kesepakatan bersama harga penjualan tiket pesawat di Bandara Supadio, Senin (11/6). (SP/Rah)
KUBU RAYA, SP - Kapolda Kalbar bersama pihak maskapai dan Angkasa Pura II Bandara Supadio Pontianak, melaksanakan rapat di posko pelayanan Bandara Supadio, Senin (11/6). Rapat tersebut membahas terkait kesepakatan bersama harga penjualan tiket pesawat udara.

“Air Line akan dicabut rutenya jika terbukti menaikan harga melebihi batas. Jika terdapat penjualan tiket dengan harga tinggi melalui agen travel, maka agen travel itu dicabut izin operasionalnya,” ujar Kapolda Kalbar, Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH.

Dia menjelaskan, bahwa digelarnya rapat tersebut karena adanya keluhan dari masyarakat yang dimuat di media cetak di Kalimantan Utara, terkait harga tiket yang melonjak tinggi.

“Sehingga masyarakat resah. Adanya pemberitaan di media cetak di Kalimantan Utara yang menggila sehingga menimbulkan keresahan kepada masyarakat. Terutama bagi masyarakat yang akan mudik menggunakan jalur udara,” katanya.

Sebagai langkah antisipasi, maka menurutnya dipandang perlu adanya kesepakatan bersama, antara Polda Kalbar, Executive GM Angkasa Pura II Supadio dan Site Manejer penerbangan di Kalbar.

Dia juga mengimbau kepada penumpang untuk teliti sebelum membeli tiket dan melaporkan harga tiket ke Posko Pelayanan Terpadu di Bandara Internasional Supadio Pontianak. Memasang banner tarif sesuai PM 14 tahun 2018 dicekin counter dan digital display.

“Kami yakin dan telah sepakat dengan maskapai untuk memproses tiket yang melebihi tarif batas atas, dan maskapai sepakat untuk diproses hukum sesuai ketentuan berlaku. Executive GM Angkasa Pura II akan mengusulkan ke Kemenhub untuk menutup izin operasi travel agen yang melanggar aturan berlaku,” ucap Kapolda.

Polda Kalbar dan jajaran ikut mengawasi pelaksanaan angkutan Lebaran tahun 2018, baik harga maupun kegiatan lainya.

“Kepada peserta rapat, media dan bandara serta masyarakat wajib melaporkan jika terdapat kenaikan harga tiket melebihi batas atas,” tukasnya. (rah)