Satu Peserta Mengundurkan Diri, Proses Lelang Jabatan Tetap Dilanjutkan

Kubu Raya

Editor Indra W Dibaca : 264

Satu Peserta Mengundurkan Diri, Proses Lelang Jabatan Tetap Dilanjutkan
Ilustrasi. (Net)
KUBU RAYA, SP – Seleksi lelang jabatan untuk mengisi lima posisi Pimpinan Tinggi Pratama Sekda, Kadis Perhubungan, Kepala Satuan Polisi Pamong Prja, serta dua orang staf ahli di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya masih dalam proses.

Dari hasil seleksi administrasi tim panitia seleksi (Pansel) lelang jabatan, ada 23 orang  dinyatakan lolos dan berhak mengikuti tahap selanjutnya. Namun, di tengah perjalanan satu orang peserta yang mengikuti seleksi jabatan Kasatpol PP, atas nama Andy Hasriyadi, mengundurkan diri.

Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kubu Raya, Kusyadi membenarkan perihal mundurnya Andy Hasriyadi di bursa lelang jabatan tersebut. Dengan mundurnya Andy Hasriyadi, maka tersisa tiga orang peserta yang akan mengikuti lelang jabatan untuk posisi Kasatpol PP.

"Karena alasan keluarga. Istrinya tidak setuju yang bersangkutan mengikuti lelang jabatan untuk posisi Kasat Pol PP. Karena itu dia akhirnya mengundurkan diri," kata Kusyadi, Senin (11/6).

Kusyadi menegaskan, proses lelang jabatan khusus untuk posisi Kasat Pol PP terus berlanjut, meski hanya diikuti oleh tiga orang peserta. Secara aturan juga tidak ada masalah.

"Memang aturanya, lelang jabatan, untuk satu posisi itu minimal diikuti tiga orang peserta. Jadi tidak ada masalah. Lelang jabatan terus dilanjutkan," tegasnya.

Terpisah, Sekretaris Panitia Seleksi (Pansel) lelang jabatan, Odang Prasetyo mengaku belum mengetahui secara pasti soal mundurnya Andy Hasriyadi. Secara umum kata Odang, proses seleksi lelang jabatan sedang dalam proses. Rabu (6/6) lalu, para peserta telah mengikuti tes makalah. Tahapan selanjutnya, akan kembali mengikuti tes wawancara.

Sementara Andy Hasriyadi membenarkan telah mengundurkan diri sebagai peserta lelang jabatan. Penarikan berkas dilakukannya tiga hari setelah penutupan pendaftaran yakni Senin (28/5). 

“Tiga hari setelah penutupan saya menarik berkas-berkas saya. Saya mengundurkan diri dikarenakan kesibukan dan keluarga saya juga belum mendukung,” kata Andy.

Andy menyayangkan sikap Kepala BKPSDM Kubu Raya, Kusyadi. Lantaran ketika ia ingin menarik berkas pendaftrannya, sempat tidak diperbolehkan dan bahkan sempat dibentak.

“Berkali-kali dia bilang tidak boleh ditarik lagi, katanya aturannya begitu, lantas saya menjawab.  Tapi itu hak saya pak, dan saya tanya, aturannya mana? Sambil membentak dia bilang, ambil sana! Tidak seharusnya eselon 2 seperti itu, masih banyak kata-kata yang lebih sopan,” pungkasnya. (abd/jek)