Enam Kades yang Dilaporkan Melakukan Penyimpangan Dana Desa Masih Diperiksa

Kubu Raya

Editor Indra W Dibaca : 729

Enam Kades yang Dilaporkan Melakukan Penyimpangan Dana Desa Masih Diperiksa
Ilustrasi. (Net)
KUBU RAYA, SP - Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kubu Raya, Norsyam Ibrahim mengungkapkan, enam orang kepala desa yang dilaporkan melakukan penyimpangan penggunaan Dana Desa (DD) tahun 2017, kini masih terus diperiksa oleh Inspektorat.

Menurutnya, sampai saat ini, hasil pemeriksaan terkait laporan penyimpangan penggunaan dana desa tersebut belum bisa disampaikan. Sebab, proses pemeriksaan sendiri masih berjalan. Penangannya pun kata dia belum masuk ke ranah hukum.

"Memang ada enam kepala desa yang kita ketahui dalam pemeriksaan. Saat ini, pemeriksaan tersebut masih tahapan penelusuran data," ungkap Norsyam Ibrahim, kemarin.

Nursyam menegaskan, sepanjang belum ada kepastian temuan kerugian negara dari hasil penelusuran data yang dilakukan oleh pihak inspektorat, maka sejatinya, praduga tak bersalah tetap harus dijunjung tinggi. 

"Sepanjang belum definitif, masih praduga tak bersalah, maka kita tidak bisa mempublish pihak-pihak yang turut diperiksa ini. Kita tunggu saja apa hasil nya nanti," katanya.

Tetapi, dia menegaskan, apabila hasil pemeriksaan mengungkapkan bahwa, memang ditemukan unsur tindak pidana korupsi yang melibatkan enam kepala desa sebagaimana yang dilaporkan ini, maka perkaranya nanti akan diserahkan ke aparat penegak hukum untuk diproses.

"Dan tentu saja, jika memang nantinya ada perangkat desa yang terjerat kasus hukum, pasti akan diberhentikan dari jabatannya. Kalau Kadesnya yang terlibat, maka akan dicopot jabatanya, baru kemudian di PAW," tutupnya.

Terpisah, Kepala Inspekorat Kubu Raya, Gemuruh, enggan menjelaskan secara rinci perihal hasil pemeriksan yang telah dilakukan pihaknya kepada sejumlah kepala desa tersebut.

Alasannya karena inspektorat tak berhak dan tak punya kewenangan menyampaikan hasil pemeriksaan tersebut kepada publik. 

"Kalau komentar soal kasus saya tidak bisa menyampaikannya. Kami hanya melakukan pemeriksaan sesuai dengan permintaan. Tugas kami itu saja," kata Gemuruh. (abd)