Luas Kebakaran Lahan di Skunder C Kubu Raya Capai 40 Hektare

Kubu Raya

Editor Indra W Dibaca : 233

Luas Kebakaran Lahan di Skunder C Kubu Raya Capai 40 Hektare
Petugas berusaha memadamkan api yang membakar lahan di Kubu Raya. (Ist)
KUBU RAYA, SP - Titik api atau hotspot mulai bermunculan kembali  di wilayah Kalbar setelah satu minggu belakangan tidak terjadi hujan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kubu Raya pun mencatat, saat ini di Kubu Raya sudah puluhan hektar lahan terbakar sejak dua hari ini.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas BPBD Kubu Raya, Sulistiono mengatakan, Kebakaran lahan di Kubu Raya cukup luas terjadi di Sekunder C Desa Limbung Kecamatan Sungai Raya. 

"Kebakaran lahan di Skunder C saat ini diperkirakan sudah mencapai 40 hektar. Kami bersama Manggala Agni, aggota Kepolisian dan TNI, sekarang sedang berupaya melakukan pemadaman," katanya Selasa (7/8).

Sulistiono menjelaskan, kebakaran lahan di wilayah Skunder C tidak hanya menumpuk di satu titik lahan.

Tetapi menyebar di beberapa lahan. Karenanya,  untuk wilayah yang sulit dijangkau, pemadaman api dilakukan dengan cara pengeboman air atau water booming menggunakan helicopter. 

"Untuk wilayah yang bisa dijangkau,  pemadaman api kami lakukan dengan cara menyeprotkan air menggunakan mesin," ungkapnya.

Menurutnya, sejauh ini sumber air menjadi persoalan dalam melakukan pemadaman kebakaran lahan di wilayah Sekunder C. Sebab, beberapa sumur air yang ada di wilayah sekitar sudah tak berfungsi. 

Sulistino menambahkan, kebakaran lahan di Kubu Raya tidak hanya terjadi di Skunder C. Tetapi kebakaran lahan juga terjadi di Desa Teluk Bakung,Kecamatan Ambawang, dengan luasan lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 25 hektar.

"Selain itu, kebakaran lahan juga terjadi di wilayah Terentang," ucapnya.

Sulistianto menungkapkan, hingga Selasa siang, titik hotspot yang terdeteksi di wilayah Kubu Raya mencapai 19 titik. Jumlah titik hostpot tersebut kata dia cendrung turun dibanding dua hari lalu. (abd).