Pawascam Sungai Raya Minta Seleksi Komisoner Bawaslu Tidak Pilih Kasih

Kubu Raya

Editor Indra W Dibaca : 153

Pawascam Sungai Raya Minta Seleksi Komisoner Bawaslu Tidak Pilih Kasih
Ketua Panwascam Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Bambang Sudarmono. (Ist)
KUBU RAYA, SP - Ketua Panwascam Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Bambang Sudarmono meminta Bawaslu untuk tidak pilih kasih dalam melakukan Seleksi Calon Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota.

Menurutnya baik exesting maupun peserta lainnya harus diberlakukan adil dalam tahap seleksi, jangan sampai Bawaslu dalam menentukan kelulusan dengan menggunakan pendekatan suka dan tidak suka.

“Saya meminta kepada Bawaslu pusat harus fear dalam menyeleksi calon bawaslu kab/kota untuk 5 tahun mendatang,” tuturnya.

Menurutnya khusus untuk exesting (inkamben) dalam sistem penilaian harus melalui evaluasi secara konperhensif. Dimana dalam hal ini Bawaslu tidak sungkan untuk tidak meloloskan existing yang dinyakan tidak layak.

Artinya Bawaslu harus fear mengakui bagaimana kinerja calon bawaslu yang inkamben. Jika memang dianggap tidak berhasil dalam melaksanakan pengawasan terhadap pemilihan kepala daerah di tiap-tiap kab/kota.

Maka menurutnya Bawaslu jangan sungkan untuk memberikan punismant berupa tidak diloloskan untuk menjadi komisioner bawaslu kab/kota lima tahun ke depan.

Begitu juga sebaliknya jika bawaslu menganggap calon bawaslu jalur inkamben dianggap berhasil dalam melakukan pengawasan terhadap pemilihan kepala daerah yang lalu maka bawaslu juga harus berani fear untuk memberikan reawad dengan cara meloloskan untuk menjadi komisioner bawaslu untuk 5 tahun ke depan.

“Menurut saya untuk calon yang inkamben (exesting) sistem penilainya melalui evaluasi secara konperhensif dengan pendekatan ada reaward and punishmant,” katanya.

Dirinya berharap dengan pendekatan reawad and punishmant bagi jalur inkamben, organisasi bawaslu ke depannya bisa menjadi lembaga yang kuat dan profesional sehingga pemilu 2019 mendatang bisa berjalan dengan aman, tertib dan berkeadilan serta berkepastian hukum.

Untuk diketahui Seleksi Panwaslu Kabupaten/Kota Se-Kalbar telah memasuki tahap Uji Kelayakan dan Kepatutan. Dimana dalam tahap seleksi ini Bawaslu menggunakan Metode Semi Structured Grouop Discussion (SSGD) dan klarifikasi terhadap tanggapan masyarakat terhadap para Calon Anggota Bawaslu.

Sehingga pada tahapan tersebut dirinya meminta kepada masyarakat untuk memberikan tanggapan terhadap seluruh calon yang mengikuti seleksi tersebut.

Dimana tanggapan tersebut nanti bisa dijadikan alasan mendasar untuk Bawaslu dalam menentukan Calon yang dipilih.

"Karena tanggapan masyarakat tersebut setidaknya bisa menjadi refrensi bagi bawaslu untuk memutuskan siapa yang paling layak untuk lolos menjadi bawaslu kabupaten/kota untuk lima tahun ke depan,” jelasnya.

Dirinya juga berhadap dalam memberikan penilaian kepada seluruh calon, Bawaslu memperhatikan minimal tiga indikator yaitu Integritas para Komisioner, Kinerja Pengawasan, serta Menagemen Organisai dan Penggelolaan Anggaran. (iat)