Perkemahan Bakti Daerah di Kubu Raya, Membentuk Kaum Muda Menyambut Masa Depan

Kubu Raya

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 108

Perkemahan Bakti Daerah di Kubu Raya, Membentuk Kaum Muda Menyambut Masa Depan
FOTO BERSAMA - Wakil Bupati Kubu Raya, Hermanus beserta istri berfoto bersama penyelenggara Perkemahan Bakti Daerah (Pertida) Saka Kencana. (SP/Abdul)
Wakil Bupati Kubu Raya Hermanus mengapresiasi pelaksanaan Perkemahan Bakti Daerah (Pertida) Saka Kencana tingkat Provinsi Kalimantan Barat 2018, yang di gelar Kabupaten Kubu Raya, Rabu (8/8).

SP - Menurut dia, Pertida yang dirangkaikan dengan Ajang Kreativitas Duta GenRe Kalbar mempunyai peran dalam menciptakan generasi emas yang diharapkan. Baginya, dua kegiatan itu adalah wadah untuk membentuk kaum muda dalam menyambut masa depan yang lebih baik. 

Menurut Hermanus, bangsa Indonesia kini disibukkan dengan sejumlah masalah. Mulai dari narkoba, pergaulan bebas, hingga pernikahan di usia dini. Sebab itu, Ia pun berharap Gerakan Pramuka dan Duta GenRe dapat menyampaika pesan kepada generasi muda terkait berbagai persoalan yang ada. 

“Mereka ini duta yang kita harapkan bisa membawa pesan-pesan bagaimana mengajak anak-anak kita termasuk yang ada di daerah untuk bisa menyelesaikan persoalan-persoalan itu. Bagaimana mengeliminasi terjadinya angka perkawinan di usia muda,” kata Hermanus. 

Hermanus menyatakan, Pertida dan Ajang Kreativitas Duta GenRe yang digelar Perwakilan BKKBN Kalbar sangat strategis dalam mengasah kaum muda menuju masa depan yang diharapkan. 

“Dua kegiatan ini sangat positif. Pemerintah daerah sangat menyambut baik. Apalagi ini dilaksanakan di wilayah Kabupaten Kubu Raya," katanya.

Kepala Perwakilan BKKBN Kalimantan Barat, Kusmana mengatakan, remaja Indonesia harus menjadi generasi berencana (GenRe), supaya remaja tumbuh sebagai insan yang tangguh dan siap menghadapi masa depan dengan terencana. 

“Program GenRe ini untuk memberikan pengetahuan kepada para remaja mengenao kesehatan reproduksi remaja, life skill, penyiapan kehidupan berkeluarga, serta kependudukan dan pembangunan keluarga,” pungkasnya. (abdul halikurahman/jek)