Desa Kalibadung Buat Peta Kawasan Pertanian

Kubu Raya

Editor Angga Haksoro Dibaca : 175

Desa Kalibadung Buat Peta Kawasan Pertanian
Kubu Raya, SP – Desa Kalibandung bersama Jari Indonesia Borneo Barat menyelenggarakan diskusi terfokus bertema “Mendorong Peraturan Desa Perlindungan Lahan Pertanian Berkelanjutan” di Aula Desa Kalibadung, Kamis (18/10).  

Diskusi terfokus ini diawali pemaparan dan review peta wilayah pertanian di Desa Kalibadung oleh Firdaus (Jari). Pemaparan ini hasil pemetaan partisipatif yang dilakukan sekitar sebulan lalu.   

“Sebelumnya kita sudah melakukan pemetaan partisipatif terkait usulan lahan yang akan kami dorong menjadi usulan perlindungan lahan pertanian berkelanjutan,” kata Firdaus.   

Menurut Firdaus, hasil pemetaan berupa pemukiman, perkebunan masyarakat, lahan pertanian, dan hutan rawa sekunder akan disusun sebagai dasar membentuk aturan perlindungan lahan pertanian berkelanjutan.  

Namun SK usulan peraturan desa terkait dengan perlindungan lahan pertanian ini untuk sementara ditunda karena menunggu peraturan menteri terkait Kawasan Hidrologi Gambut (KHG). Wilayah pertanian Desa Kalibadung kebetulan masuk  kawasan hidrologi gambut.   

Sangaji, Kepala Desa Kalibandung mengaku akan membuat tim perumus peraturan desa yang membahas luas kawasan lahan pertanian.  

“Terkait dengan luas yang kami usul menjadi lahan pertanian, saat ini masih belum kita hitung totalnya. Soalnya letaknya menyebar,” kata  Sangaji.   

Tujuan membuat peta kawasan pertanian, akan memudahkan pemerintah memutuskan bantuan apa yang paling tepat untuk Desa Kalibadung. (Man)