Ini Janji Gubernur untuk Pembangunan Kubu Raya di 2019

Kubu Raya

Editor Angga Haksoro Dibaca : 272

Ini Janji Gubernur untuk Pembangunan Kubu Raya di 2019
Kubu Raya, SP - Dalam kesempatan bertemu warga Punggur Kecil, Rabu (7/11), Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji menegaskan bahwa mulai tahun ajaran baru tahun 2019, Pemerintah Provinsi akan memberikan biaya pendidikan gratis untuk siswa SMA dan SMK negeri di Kalbar.  

“Mulai bulan Juli tahun depan itu sudah tidak perlu bayar lagi karena kita sudah bebaskan. Kemudian ada beasiswa untuk 10 ribu sampai 12 ribu anak dari keluarga yang tidak mampu. Ini akan terus kita tingkatkan jumlahnya,” kata Sutarmidji.  

Gubernur mengatakan, Desa Punggur Kecil maupun Punggur Besar seharusnya saat ini dapat menjadi desa mandiri. Pemerintah Provinsi akan memperjuangkan program prioritas 20 persen APBD untuk belanja langsung pembangunan desa di Kalbar.   

“Saya, Pak Pangdam dan Pak Kapolda akan berupaya untuk secepatnya membangun dari desa mandiri. Nanti kita akan atur yang mana dari 68 variabel desa mandiri itu yang dibiayai dari alokasi dana desa, diurus kabupaten, dan provinsi.”  

Gubernur menegaskan, jalan menuju Desa Punggur Kecil akan dibagun lebih lebar lagi. Bila memungkinkan jalan tersebut akan dibagun selebar 12 meter untuk memudahkan akses masyarakat.  

“Jalan Kakap itu akan dilebarkan, kalau bisa 12 meter karena sempit sekali. Apalagi pengguna jalannya saya lihat suka-suka dia saja, sambil ngobrol bertiga di jalan naik motor. Ada juga yang sambil teleponan,” katanya.  

Sutramidji juga berpesan kepada masyarakat khusunya keluarga tidak mampu agar mengurus Jamkesmas untuk memudahkan mereka dalam berobat jika sakit.  

“Jangan waktu sakit baru mengurus Jamkesmas, kalau memang tidak mampu dari awal diurus BPJS-nya. Saya juga minta agar tidak ada lagi yang putus sekolah. Kepala desa, camat, bupati ayo berangkulan agar jangan ada lagi yang putus sekolah,” tandasnya  

Bupati terpilih Kubu Raya, Muda Mahendrawan mengajak masyarakat Kubu Raya mengawal kebijakan Gubernur. “Visi kita samakan supaya ada percepatan di bidang pendidikan utamanya, dan kesehatan. Besasiswa, kebijakan Pak Gubernur tentu menjadi angin segar untuk kita semua,” katanya,  

Bupati menilai pemuda Kubu Raya juga tidak kalah bersaing dengan pemuda daerah lainnya. Prestasi pemuda Kubu Raya antara lain, tahun 2010 pemuda asal Kubu Raya berhasil membuat alat komverter gas untuk kapal motor yang kemudian dipakai oleh lebih dari 60 kabupaten/kota di Indonesia dibawah naungan kementrian ESDM.  

“Kita buktikan anak-anak Kubu Raya bisa berbuat untuk Kubu Raya dan Indonesia. Alat komverter itu diakui dengan keluarnya peraturan Presiden yang mengesahkan penggunaan LPG untuk motor sampan nelayan. Sekarang menjadi salah satu program pemerintahan,” kata Muda Mahendrawan. (nak/)