Kamis, 19 September 2019


Desa Berdaya Sehat Diluncurkan

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 61
Desa Berdaya Sehat Diluncurkan

TANAM POHON - Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan dan Sekjen Kemenkes RI, Oscar Primadi menanam pohon dan menyiraminya saat kegiatan peluncuran Desa Berdaya Sehat di SMK Muhammadiyah Desa Rasau Jaya, Sabtu (31/8).

KUBU RAYA, SP – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan menghadiri Lauching (peluncuran) Desa Berdaya Sehat di SMK Muhammadiyah Desa Rasau Jaya, Sabtu (31/8).

Peluncuran Desa Berdaya Sehat ini merupakan inisiasi dari Pemuda Muhammadiyah dan ditandai dengan pemukulan gong oleh Sekjen Kemenkes RI, Oscar Primadi. 

Pada kegiatan itu, dilakukan pula pembagian bibit ikan, tanam pohon serta dilanjutkan dengan komitmen bersama Ayo Makan Ikan dan Eliminasi TBC SR (Sub recipient) Se-Kalbar dan SSR (sub sub recipient) Kabupaten Kubu Raya.

"Saya ajak kita semua untuk gemar mengonsumsi daging ikan, supaya tidak ada stunting (badan kerdil) dan tidak ada yang gizi buruk di Desa Rasau Jaya ini," ajak Norsan.

Mantan Bupati Mempawah ini juga mengajak masyarakat, khususnya para pemuda, untuk berbuat satu kebaikan. Dengan mengajak berbuat satu kebaikan, Insya Allah daerah akan makmur, maju dan berkembang.

"Jangan berhenti untuk selalu mengajak berbuat satu kebaikan," katanya.

Dijelaskan, Pemprov Kalbar sangat konsen untuk memajukan pembangunan-pembangunan dari perdesaan.
"Kita membangun Kalbar dari perdesaan adalah untuk kita membangun Indonesia dari pinggiran," ujarnya.

Pada kesempatkan tersebut, Norsan juga memberikan kabar baik mengenai program peningkatan dan percepatan kemandirian desa di Kalbar. Diketahui Kalbar mempunyai 2.031 desa hanya ada satu Desa Mandiri, sekitar 100 desa maju dan sisanya tertinggal.

Pemprov Kalbar melalui Pergub Nomor 1 Tahun 2019 telah berkomitmen semaksimal mungkin untuk lima tahun ke depan bersama TNI-Polri dan masyarakat untuk bisa meningkatkan 200 Desa Mandiri di Kalbar.

"Alhamdulillah, satu tahun kepemimpinan kami, sudah ada 86 Desa Mandiri. Data ini akan diumumkan Kementerian Desa," jelasnya.

Sebelumnya, hal itu pernah diungkapkan Norsan. Menurut Informasi yang dirinya dapat dari Kementerian Desa RI, tahun ini Desa Mandiri di Kalbar bisa mencapai 86 Desa Mandiri.

Sehingga apabila memang terwujud sebagaimana informasi yang didapat dirinya, Kalbar bisa berada di atas Provinsi Jawa Barat.

“Berarti kalau memang terwujud itu, Kalbar bisa mengalahkan Jawa Barat yang baru mempunyai 76 Desa Mandiri,” ujarnya belum lama ini.

Dalam waktu dekat Kementerian Desa akan mengeluarkan pengumuman Desa Mandiri. Dirinya berharap jumlah Desa Mandiri di Kalbar sesuai dengan informasi yang sebelumnya ia dengar.

“Kebijakan atau program di daerah memang diarahkan ke desa untuk memacu desa bisa mandiri. Termasuk pokir-pokir (pokok pikiran) dari anggota DPRD Kalbar ini, kita arahkan percepatan Desa Mandiri,” pungkasnya. (iat/bah)

Masyarakat Jadi Penggerak

Sekretaris Jenderal Kemenkes RI, Oscar Primadi mengajak masyarakat Kalbar untuk hidup sehat dengan mengonsumsi daging ikan yang ada di sungai di Kalbar.

Oscar mengatakan bahwa program-program kesehatan yang ada harus digerakkan oleh masyarakat luas, salah satu contohnya yang dilakukan oleh Pemuda Muhammadiah ini. 

Unsur pemuda sangat penting dalam menjalankan pembangunan di daerah. 
“Kegiatan ini merupakan momen yang baik untuk kita berbagi tantangan dan menguatkan komitmen, meningkatkan tekat dan semangat kita semua, untuk lebih memberi makna kepada masyarakat agar pentingnya kesehatan,” jelasnya.

Oscar menegaskan, semangat melayani, menggerakan, menanggapi aspirasi masyarakat, memandirikan dan juga memberdayakan dalam pencapaian derajat kesehatan harus menjadi konsep pembangunan nasional.

“Kemenkes RI mengapresiasi kegiatan ini. Kepada jajaran Pemerintah Provinsi, Kabupaten /Kota diharapkan dapat menjadikan desa berdaya sehat untuk mewujudkan visi pembangunan nasional di bidang kesehatan," ujar Oscar. (iat/bah)