Kamis, 30 Januari 2020


Boyman Ajak Warga Pertahankan Pancasila dalam Bermasyarakat

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 96
Boyman Ajak Warga Pertahankan Pancasila dalam Bermasyarakat

EMPAT PILAR - Anggota Komisi V DPR RI dari daerah pemilihan Kalimantan Barat, Boyman Harun menyampaikan empat pilar kebangsaan kepada ratusan masyarakat Parit Wak Gatak, Desa Pal 9, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Senin (2/12).

Anggota Komisi V DPR RI dari daerah pemilihan Kalimantan Barat, Boyman Harun mengajak masyarakat untuk mempertahankan ideologi Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat. 

Hal itu disampaikannya saat sosialisasi empat pilar kebangsaan kepada ratusan masyarakat Parit Wak Gatak, Desa Pal 9, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Senin (2/12). 

"Pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan kepada masyarakat pentingnya memperkuat pilar-pilar kebangsaan yang meliputi ideologi Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika dan upaya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," kata Boyman. 

Dia menjelaskan, sosialisasi empat pilar kebangsaan ini merupakan mandat dari MPR RI. Hal yang disosialisasikan kepada masyarakat mengenai ideologi yaitu memasyarakatkan ketetapan MPR, memasyarakatkan Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Menurutnya, penting bagi masyarakat untuk memahami bahwa tidak ada ideologi lain yang digunakan di negara ini, selain Pancasila. Ini jadi penting mengingat saat ini banyak pihak yang mencoba memecah belah masyarakat Indonesia, khususnya yang ada di Kubu Raya, dengan menanamkan ideologi lain yang mengatasnamakan agama, suku atau budaya tertentu.

"Untuk itu, MPR bersama dengan pemerintah berupaya untuk mensosialisasikan ideologi Pancasila sebagai landasan penting bagi kelangsungan Negara Indonesia. Karena kalau sampai kita terpecah belah, maka proses pembangunan juga akan sulit dilakukan," tuturnya.

Melalui sosialisasi empat pilar itu, dirinya berharap agar masyarakat Kubu Raya yang terdiri dari berbagai suku dan agama bisa memahami bahwa kebersamaan dan persatuan adalah modal penting bagi bangsa ini untuk meneruskan setiap proses pembangunan di tengah masyarakat.

"Masyarakat harus memahami, nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan inilah yang akan menjadi pemersatu bangsa. Makanya, jika ingin pembangunan cepat dilakukan, maka kita harus bersatu," kata mantan wakil Bupati Ketapang tersebut.

Dia menambahkan, sosialisasi itu juga dilakukan dengan masyarakat di daerah pemilihan, sebagai wadah untuk bertemu serta menampung saran dan pendapat dari masyarakat mengenai pelaksanaan nilai-nilai luhur bangsa dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara sebagaimana terdapat pada Pancasila, UUD, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

Pada kesempatan itu, Boyman Harun juga menyatakan terus mendorong usulan perubahan status sejumlah jalan di Kabupaten Kubu Raya menjadi jalan nasional.

"Saat bertemu dengan Bupati Kubu Raya bersama 16 anggota Komisi V DPR RI belum lama ini, kita membahas sejumlah rencana sinergi pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah. Salah satunya adalah rencana pengalihan status jalan yang ada di Kubu Raya yang semula tanggung jawab pemerintah kabupaten akan diusulkan statusnya menjadi jalan nasional," kata Boyman Harun. 

Sejumlah ruas jalan yang sudah seharusnya naik level menajdi jalan nasional sangat dimungkinkan untuk segera berubah statusnya, salah satunya adalah sejumlah ruas jalan yang ada di Kecamatan Sungai Kakap, dimana ke depan akan direncanakan pembangunan Jembatan Kapuas III di Desa Sungai Rengas.

"Untuk mendukung rencana pembangunan Jembatan Kapuas III ini, tentu dibutuhkan sarana jalan yang memadai, karena saat ini dari pantauan kita di lapangan jalan yang ada untuk menuju Jembatan Kapuas III ini masih kecil dan tidak akan memungkinkan jika dilwati kendaraan besar," ujarnya. (ant/bah)