Senin, 27 Januari 2020


M. Yusuf Ajak Masyarakat Berperan Bangun Desa

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 81
M. Yusuf Ajak Masyarakat Berperan Bangun Desa

PELANTIKAN - M. Yusuf (baju kuning) resmi menjabat Camat Teluk Pakedai, Kabupaten Kubu Raya. Diketahui, ia pun adalah putra asli Teluk Pakedai.

M. Yusuf resmi menjabat Camat Teluk Pakedai, Kabupaten Kubu Raya. Ia menggantikan Rasudi yang mutasi menjadi Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Kubu Raya. 

M. Yusuf, putra asli Teluk Pakedai, menjabat camat setelah dilantik Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan pada Senin (6/1). Sebelumnya, dia menjabat Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kubu Raya. 

“Saya mohon dukungannya kepada masyarakat Teluk Pakedai, terutama para tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda. Mari sama-sama kita bangun Teluk Pakedai untuk lebih maju lagi,” ucapnya, setelah bersama para pejabat lainnya menerima pengarahan dari Bupati Muda Mahendrawan di Kantor Bupati Kubu Raya, Rabu (8/1).

Yusuf mengatakan, dirinya akan langsung melanjutkan tugas-tugas camat sebelumnya. Menurutnya, program yang sudah baik wajib diteruskan. Adapun yang belum tuntas, harus dimaksimalkan. 

Dirinya menyebut, visi dan misi bupati dan wakil bupati menjadi panduan utama dalam menjalankan tanggung jawab sebagai camat. 

“Gol akhirnya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat. Karena Teluk Pakedai masyarakatnya adalah nelayan dan petani, tentu kita akan berupaya bagaimana caranya supaya pendapatan mereka bisa meningkat,” tutur mantan Camat Monterado dan Camat Sungai Raya, Kabupaten Bengkayang ini. 

Yusuf mengaku tak ingin mengumbar janji. Menurutnya, hal terpenting adalah mengetahui terlebih dahulu kondisi riil di lapangan. Sekaligus mengajak masyarakat untuk berperan dalam proses pembangunan di desa. Termasuk bagaimana memanfaatkan dan mengoptimalkan potensi daerah yang ada. 

“Kalau kita bicara tentang potensi, tentu kita akan kembalikan pada masyarakat pada umumnya. Percuma bicara potensi kalau masyarakat akhirnya hanya menjadi penonton atau penghasilannya tak maksimal,” ucap mantan camat di Kabupaten Bengkayang ini. 

Ia menegaskan, kunci kesuksesan adalah kesejahteraan masyarakat. Apapun program dan rencana kerja, jika kesejahteraan masyarakat tidak meningkat, maka menurutnya itu adalah kegagalan. 

“Tapi apapun program dan rencana kerja kita, gol akhirnya nanti ada peningkatan daripada penghasilan masyarakat. Itulah yang akan kita kejar,” tutupnya yakin. (humpro/shella)