Senin, 27 Januari 2020


Lanud Supadio Gelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana

Editor:

Aep Mulyanto

    |     Pembaca: 162
Lanud Supadio Gelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana

CEK SARANA – Danlanud Supadio, Marsma TNI Palito Sitorus, S.I.P.,M.M., bersama Dansatgas Cepat Tanggap Bencana Banjir, yang juga menjabat Kadisops Lanud Supadio, Kolonel Pnb Sidik Setiyono, mengecek kesiapan sarana dan prasana usai Apel Kesiapsiagaan Pena

KUBU RAYA, SP - Pangkalan TNI AU (Lanud) Supadio, menggelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana. Kegiatan tersebut berlangsung di Apron Hanggar Lama Lanud Supadio, Kubu Raya, Senin (13/1/2020).

Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana dipimpin langsung oleh Komandan Lanud (Danlanud) Supadio, Marsekal Pertama (Marsma) TNI Palito Sitorus, S.I.P.,M.M., dan diikuti Satuan Tugas (Satgas) Cepat Tanggap Bencana Banjir. Satgas tersebut dikomandani oleh Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Lanud Supadio, Kolonel Pnb Sidik Setiyono.

Dalam sambutannya, Danlanud Supadio mengatakan, bahwa maksud dan tujuan diadakannya Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana adalah untuk mengecek kesiapan personel maupun kelengkapan sarana dan prasarana, serta menyamakan langkah dengan menyatukan tekad untuk saling bahu membahu dalam rangka menanggulangi bencana yang kemungkinan terjadi di Wilayah Kalbar.

“Baik itu bencana banjir, tanah longsor, maupun bencana lainnya. Karena, perlu disadari bersama, bahwa bencana bisa datang kapan saja. Oleh karena itu, kesiapsiagaan perlu ditumbuhkan untuk mengantisipasi bencana tersebut,” kata Marsma TNI Palito.

Selain itu, lanjut Danlanud Supadio, bahwa penanggulangan bencana tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, melainkan harus dilakukan secara sinergis oleh semua pihak. Baik pemerintah, swasta, dan masyarakat. Oleh karena itu, seluruh Prajurit TNI Angkatan Udara, dalam jajaran Lanud Supadio, harus siap dan peduli kepada lingkungan utamanya kepada hal-hal yang potensial menyebabkan terjadinya banjir dan tanah longsor serta bencana lainnya.

Menurut Danlanud Supadio, Apel Kesiapsigaan Penanggulangan Bencana adalah merupakan wujud komitmen pimpinan TNI AU, dalam menyikapi perkembangan situasi, terkait kerawanan akibat bencana alam yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia.

“Diharapkan, pergerakan Satgas Cepat Tanggap Bencana Banjir dalam tim lengkap, bisa terkoordinasi secara komprehensif dengan semua unsur yang ada di dalam Satgas,” papar Marsma TNI Palito Sitorus.

Adapun Satgas Cepat Tanggap Bencana Banjir Lanud Supadio, melibatkan beberapa unsur, di antaranya Search And Rescue (SAR), Satuan Polisi Militer TNI AU (Satpomau), Pengamanan, Kesehatan, Psikologi, Alkat, Yanpers, dan Penerangan.

Danlanud berharap, Satgas Cepat Tanggap Bencana Banjir Lanud Supadio, mampu melaksanakan tugasnya dengan baik. Teruama terus meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengatasi bencana banjir di wilayah Lanud dan satuan jajaran khususnya dan Kalbat pada umumnya selama musim hujan Tahun 2020.

“Agar ketika bencana betul-betul terjadi, maka kita sudah siap, baik dari segi fisik, mental maupun sarana dan prasarana yang akan dipergunakan dalam upaya mendukung pelaksanaan penanggulangan bencana yang terjadi,” pungkas Danlanud Supadio.

Di akhir pelaksanaan Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana, Danlanud Supadio didamping oleh para pejabat, memeriksa kesiapan personel dan kelengkapannya yang akan dipergunakan dalam rangkan penanggulangan bencana.

Turut hadir dalam Apel Kesiapsiagaan tersebut di antaranya Danwing 7 Lanud Supadio, Para Kadis, Para Dansat, Para Kasi, Perwira, Bintara, Tamtama, dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lanud Supadio. (mul)