Senin, 17 Februari 2020


Prajurit Lanud Supadio Gelar Latihan Survival Dasar “Elang Mandau 20”, Marsma TNI Palito Harap Awak Pesawat Selalu Siap Sedia Setiap Saat

Editor:

Aep Mulyanto

    |     Pembaca: 70
Prajurit Lanud Supadio Gelar Latihan Survival Dasar “Elang Mandau 20”,  Marsma TNI Palito Harap Awak Pesawat Selalu Siap Sedia Setiap Saat

PERIKSA PASUKAN – Danlanud Supadio Marsma TNI Palito Sitorus, periksa peserta Latihan Survival Dasar, “Alap Mandau-20” Tahun Anggaran 2020, di Main Apron Lanud Supadio, Kamis (13/2).

Prajurit Pangkalan TNI AU (Lanud) Supadio, sukses menggelar Latihan Survival Dasar. Kegiatan ini mengambil sandi “Elang Mandau-20” Tahun Anggaran 2020. Latihan yang berlangsung selama dua hari, ini dibuka oleh Komandan Lanud (Danlanud) Supadio Marsekal Pertama (Marsma) TNI Palito Sitorus di Main Apron Lanud Supadio, Kamis (13/2).

Pembukaan latihan dengan pemasangan pita tanda peserta dan pelatih. Peserta latihan terdiri dari puluhan Perwira Pertama (Pama) gabungan dari Lanud Supadio, Skadron Udara 1, Skadron Udara 51, Resimen Mahasiswa (Menwa) dari Universitas Tanjungpura dan Pramuka Saka Dirgantara.

Danlanud Supadio, Marsma TNI Palito Sitorus mengatakan pada dasarnya latihan survival ini rutin dilaksanakan. Tujuannya untuk melatih dan meningkatkan kemampuan fisik dan mental awak pesawat agar mampu bertahan hidup sebelum mendapatkan pertolongan.

“Latihan survival ini sangat berguna bagi para awak pesawat, bila pesawatnya berada di daerah musuh. Dalam situasi darurat secara terbatas mereka harus mampu bertahan hidup,” jelas Danlanud.

Danlanud menambahkan latihan ini juga merupakan bekal dasar bagi awak pesawat untuk mengikuti latihan combat survival yang dilaksanakan ditingkat Koopsau I, Jakarta.

”Survival dasar ini merupakan tahapan latihan survival sebelum mengikuti latihan survival  tempur pada tingkat latihan yang lebih tinggi, sehingga pelaksanaan latihan ini diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme prajurit,” tuturnya.
Direktur Latihan (Dirlat), Kolonel Pnb Reka Budiarsa, yang diwakili Letkol Pnb M. Amry Taufanny mengatakan, dalam latihan ini melibatkan 70 personel yang bergabung sebagai Kolat, Pendukung, Wasdal, Penilai dan Pelatih dari Batalyon Komando (Yonko) 465 Paskhasau.

“Peserta latihan bukan hanya diikuti oleh perwira dijajaran Lanud Supadio namun  juga diikuti oleh Menwa Mahapura 601 Untan dan Pramuka Saka Dirgantara. Semua peserta latihan harus melaksanakannya dengan benar, sehingga hasilnya memuaskan,” kata Danwing 7 Lanud Supadio.

Adapun materi latihan diantaranya psikologi lapangan, Sanjak (mengesan jejak) dan baca peta, penggunaan GPS dan kompas, ketrampilan lempar pisau, PPPK, caraka malam dan pengenalan Landing Craft Rubber (LCR) serta survival air.

“Semoga dengan latihan ini, maka akan meningkatkan kemampuan prajurit, dalam rangka menuju pelaksanaan tugas yang profesionalitas,” tutup Dirlat yang kesehariannya menjabat Danwing 7 Lanud Supadio. (mul/*)