Gubernur Kalbar Remikan Jembatan Nahaya di Desa Amboyo Selatan, Kabupaten Landak

Landak

Editor sutan Dibaca : 1293

Gubernur Kalbar Remikan Jembatan Nahaya di Desa Amboyo Selatan, Kabupaten Landak
PERESMIAN - Gubernur Kalbar Cornelis MH, didampingi Bupati Landak Adrianus Asia Sidot meresmikan Jembatan Nahayak, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, Selasa (8/3). (IST)
LANDAK, SP- Saat ini, ada dua jembatan baru di Kalbar yang telah berhasil dibangun. Yakni Jembatan Kapuas Tayan di Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, dan Jembatan Nahaya di Dusun Nahayak, Desa Amboyo Selatan, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak.

Dengan dibangunnya dua jembatan itu, Pemprov Kalbar berharap agar masyarakat bisa berpartisipasi menjaga keberadaan sarana transportasi tersebut, guna bermanfaat bagi publik.

Seperti dikatakan Gubernur Kalbar Cornelis MH, Jembatan Nahaya akan sangat bermanfaat untuk memudahkan arus transportasi darat Ngabang-Pontianak, karena jarak tempuhnya lebih dekat.

“Maka dari itu, masyarakat harus tetap menjaga keamanan jembatan tersebut, dari tangan-tangan yang tak bertanggungjawab,” ujar Cornelis, usai meresmikan jembatan terpanjang di Kabupaten Landak, Selasa (8/3) lalu.

Cornelis berharap, masyarakat sekitar khususnya di Dusun Nahaya, ikut memperhatikan jembatan yang melintasi Sungai Landak tersebut. Dengan begitu, masyarakat otomatis juga membantu pemerintah di sektor pembangunan.

“Jika besi-besi jembatan seperti baut dirusak, maka perbaikan memerlukan biaya besar. Memang besi bekas sekarang tidak laku dijual, karena biaya pengolahannya lebih mahal dari pengolahan baja,” sebutnya.

Bupati Landak Adrianus Asia Sidot mengatakan, hadirnya Jembatan Nahayak memang akan memperpendek jarak Ngabang-Pontianak. Jarak yang tadinya ditempuh hampir empat jam, tapi dengan adanya jembatan akan kurang dari itu. “Jarak tempuh semakin dekat, cuma dua sampai dua setengah jam,” katanya.

Dengan telah diresmikannya Jembatan Nahaya tersebut, selain memperpendek jarak dan memperlancar mobilisasi transportasi, diharap juga bisa memberikan efek ganda bagi kehidupan terutama perekonomian masyarakat khususnya Landak dan Pontianak.

“Saya ingin berpesan kepada masyarakat khususnya di Nahaya tempat dibangunnya jembatan ini, mari kita manfaatkan jembatan untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan kita semua.” Ungkap bupati yang akan berakhir masa baktinya pada tahun 2017 mendatang.

Di lain pihak, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kalbar, Jakius Sinyor, sebelumnya juga mengimbau agar masyarakat ikut menjaga apa yang telah dibangun oleh pemerintah selama ini, termasuk pembangunan jembatan.

Dikatakan Jakius, pembangunan Jembatan Kapuas Tayan menelan biaya yang cukup besar dari APBN. Maka, jangan sampai jembatan terpanjang kedua se-Indonesia setelah Jembatan Suramadu di Jawa Timur ini dirusak.

“Saya berharap, masyarakat dapat menjaga Jembatan Kapuas Tayan ini. Jangan dirusak, seperti coret-coret atau sebagainya,” ujarnya kepada Suara Pemred,
belum lama ini.


Guna menjaga kondisi Jembatan Kapuas Tayan, kata Jakius, Pemkab Sanggau mesti ikut bertanggungjawab lantaran sudah masuk wilayah Sanggau. “Pemerintah Sanggau mesti memperhatikan jembatan ini,” tuturnya. (umar/ind)